Ilustrasi pengendalian virus korona di Indonesia - - Foto: MI
Ilustrasi pengendalian virus korona di Indonesia - - Foto: MI

Pengendalian Pandemi Jadi Syarat Pemindahan Ibu Kota

Ekonomi pemindahan ibukota Bappenas Ibu Kota Baru pandemi covid-19
Eko Nordiansyah • 09 Februari 2021 19:33
Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menyebut pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur masih dalam pertimbangan. Pemindahan ibu kota baru bisa dilanjutkan jika pandemi covid-19 sudah mulai terkendali.
 
"Syarat pertama, pandemi sudah bisa kita kendalikan. Bagaimana mengendalikan pandemi? Pertama, itu tadi artinya bisa kita capai dengan angka (reproduksi efektif) 0,9, dengan vaksinasi dan disiplin," kata Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam video conference di Jakarta, Selasa, 9 Februari 2021.

 
Ia menambahkan pemindahan ibu kota bisa dijadikan pilihan dalam rangka mendorong investasi. Terlebih pada 2020, pertumbuhan ekonomi nasional masih sangat bergantung dengan Jawa dan Sumatra yang mencapai 80 persen meski perekonomiannya kontraksi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau itu bisa kita lakukan, kita bisa memberikan kesempatan swasta untuk ikut masuk, ambil saja satu pekerjaan, sarana perumahan dan perkantoran. Sarana perumahan dan perkantoran ini pemerintah tidak perlu mengeluarkan anggaran yang besar," jelas dia.
 
Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat, kontribusi Kalimantan hanya 7,94 persen dengan pertumbuhan ekonomi minus 2,27 persen pada 2020. Sementara Jawa memiliki kontribusi 58,75 persen dengan pertumbuhan ekonomi minus 2,51 persen.
 
Menurut Deputi Bidang Ekonomi Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti, pembangunan perumahan dan perkantoran oleh swasta di ibu kota baru akan mendorong perekonomian Kalimantan. Bahkan ini bisa mendongkrak ekonomi naik 2,1 persen.
 
"Misalkan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan empat persen, maka dengan adanya pembangunan perumahan dan kantor saja, itu bisa meningkatkan jadi 6,1 persen. Artinya, ada pertambahan penciptaan pertumbuhan ekonomi, termasuk penciptaan lapangan kerja," ungkapnya.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif