Ilustrasi industri tekstil dan produk tekstil - - Foto: dok Kemenperin
Ilustrasi industri tekstil dan produk tekstil - - Foto: dok Kemenperin

Pemulihan Ekonomi, Kemenperin Dorong Implementasi Roadmap Tekstil 4.0

Ekonomi industri tekstil Kementerian Perindustrian Pemulihan Ekonomi Nasional
Antara • 04 November 2020 13:48
Jakarta: Kementerian Perindustrian menyusun berbagai strategi untuk membangkitkan kembali geliat industri tekstil dan produk tekstil (TPT) imbas pandemi covid-19. Salah satunya dengan mendorong implementasi Roadmap Tekstil 4.0 di sektor tersebut.
 
"Peta jalan tersebut menekankan pada tiga jangkauan, yakni Horizon 1 (jangka pendek atau dalam kurun 3-5 tahun), Horizon 2 (jangka menengah 5-10 tahun), dan Horizon 3 (jangka panjang 10-15 tahun)," kata Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Muhammad Khayam lewat keterangan resmi dikutip dari Antara, Rabu, 4 November 2020.
 
Khayam memaparkan Horizon 1 berfokus pada pengembangan synthetic fibers, high quality yarn, specialty, dan industrial fabrics. Selanjutnya, Horizon 2 dan 3 berkembang pada pengembangan apparel with embedded technology dengan fokus produk technical multi-fabric textiles, leather fabrics, functional clothing, dan smart footwear.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian pemberian insentif kepada pelaku usaha melalui insentif super tax deduction untuk industri yang melakukan kegiatan R&D serta pendidikan vokasi.
 
"Kami juga melanjutkan program restrukturisasi mesin dan peralatan pada industri TPT sebagai momentum untuk bisa selaras dengan revolusi industri 4.0, serta meningkatkan produktivitas, efisiensi dan kualitas produk," imbuhnya.
 
Berikutnya, Kemenperin bertekad meningkatkan konektivitas sektor hulu-hilir di industri TPT dengan platform Indonesia Smart Textile Industry Hub (ISTIH) serta mengusulkan Insentif kemudahan lokal tujuan ekspor (KLTE) dan kemudahan lokal tujuan lokal (KLTL) untuk penggunaan bahan baku dari dalam negeri.
 
Bahkan, Kemenperin terus mendorong penurunan harga gas segera direalisasikan bagi industri hulu tekstil, sehingga daya saingnya dapat terdongkrak sekaligus memberikan multiplier effect untuk rantai industri tersebut.
 
Upaya lainnya adalah memfasilitasi pendirian pilot plant textile 4.0 atau lighthouse project sebagai benchmark implementasi Industri 4.0 di tingkat perusahaan.
 
"Kemenperin juga mengembangkan ekosistem industri special fiber, high quality yarn, dan functional clothing berbasis polyester, rayon dan padat karya di Batang, Karawang, Riau, dan Brebes," ujar Khayam.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif