Ilustrasi. Foto: dok MI/Ramdani.
Ilustrasi. Foto: dok MI/Ramdani.

Siap-siap, Akhir Oktober Upah Minimum 2021 Ditetapkan

Ekonomi ketenagakerjaan upah Kemenaker
Annisa ayu artanti • 27 Oktober 2020 13:04
Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) akan menetapkan upah minimum 2021 secara resmi pada akhir Oktober 2021. Penetapan tersebut sesuai dengan surat edaran yang sudah diteken Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.
 
Adapun surat edaran tersebut sudah ditandatangani oleh Menaker pada 26 Oktober 2020. Selanjutnya, upah secara resmi ditetapkan dan diumumkan oleh seluruh pemerintah daerah pada akhir Oktober 2020.
 
Menaker Ida menerbitkan surat edaran (SE) yang ditujukan kepada gubernur se-Indonesia. Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/2020 tersebut mengatur tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ida menjelaskan penerbitan SE dilakukan dalam rangka memberikan perlindungan dan keberlangsungan bekerja bagi pekerja atau buruh serta menjaga kelangsungan usaha. Karena itu, perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi.
 
Penerbitan surat edaran ini juga dilatarbelakangi keberadaan pandemi covid-19 yang telah berdampak pada kondisi perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja, termasuk dalam membayar upah.
 
"Mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia pada masa pandemi covid-19 dan perlunya pemulihan ekonomi nasional, diminta kepada Gubernur untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai Upah Minimum 2021 sama dengan nilai Upah Minimum 2020," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa, 27 Oktober 2020.
 
Dia mengatakan pelaksanaan penetapan upah minimum setelah 2021 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kemudian menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Provinsi 2021 pada 31 Oktober 2020.
 
"Sehubungan dengan hal tersebut di atas, diminta kepada Saudara untuk menindaklanjuti dan menyampaikan Surat Edaran ini kepada Bupati/Wali Kota serta pemangku kepentingan terkait di wilayah Saudara," kata dia.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif