Ilustrasi. Foto: dok MI/Bagus Suryo.
Ilustrasi. Foto: dok MI/Bagus Suryo.

Hati-hati, Sektor Pertanian RI Masih Dihantui Sejumlah Tantangan

Ekonomi pertanian pangan investasi Petani Ketahanan Pangan
Desi Angriani • 02 Desember 2021 20:54
Jakarta: Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB Muhammad Firdaus menyebut sejumlah tantangan masih akan dihadapi oleh sektor pertanian, meski investasi di sektor tersebut cukup menjanjikan.
 
"Produktivitas (pertanian) kita untuk perkebunan dan hortikultura itu masih rendah dibandingkan negara-negara seperti Vietnam, Brasil, Tiongkok. Tetapi untuk pangan utama, kita sudah rapih," katanya dalam sebuah webinar, Kamis, 2 Desember 2021.
 
Tantangan selanjuntya masih efisiensi proses produksi yang diikuti oleh persoalan rantai pasok dan ketidakstabilan harga pangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikutnya, food losses alias sampah makanan seperti sayuran, buah-buahan hingga makanan mentah yang sudah tidak dapat diolah.
 
Kemudian persoalan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan banyaknya petani yang memasuki usia tidak produktif. Kata dia, 80 persen petani di Indonesia berusia kurang lebih 45 tahun.
 
"Itu tadi yang masih perlu ditata, tentu dibarengi dengan digitalisasi. Apabila produktivitas bisa ditingkatkan maka pendapatan petani lebih tinggi dari UMK," ujarnya.
 
Meski begitu, pengamat ekonomi dari Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai industri pertanian memiliki potensi yang besar dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional.
 
Hal ini terbukti dari kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang menyumbang 14,3 persen pada kuartal III-2021.
 
"Dampak yang diciptakan oleh sektor pertanian juga terbukti mampu menampung tenaga kerja yang terdampak oleh pandemi. Ketika sektor usaha lainnya mengalami penurunan serapan tenaga kerja, sektor pertanian berhasil menyerap 29,5 persen total lapangan kerja," kata Bhima.

Berikut 10 komoditas ekspor unggulan Indonesia:

  1. Batu bara dan lignit.
  2. Minyak hewani dan minyak nabati.
  3. Hasil pengolahan dan pengawetan ikan.
  4. Karet remah dan karet asap.
  5. Bijih tembaga.
  6. Barang-barang elektronik, komunikasi.
  7. Kakao.
  8. Kopi.
  9. Bijih nikel.
  10. Pakaian jadi (TPT).

 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif