Ilustrasi PLN - - Foto: Antara/ Zabur Karuru
Ilustrasi PLN - - Foto: Antara/ Zabur Karuru

Direksi PLN Juga Alami Lonjakan Tagihan Listrik

Ekonomi pln tarif listrik
Suci Sedya Utami • 06 Juni 2020 21:39
Jakarta: Direktur Human Capital dan Management PLN Syofvy Felienty Roekman mengaku turut merasakan kenaikan tagihan listrik hingga dua kali lipat dari sebelumnya. Tagihan listrik disebut membengkak sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
 
"Saya juga merasakan lonjakan tagihan 100 persen, bukan cuma 60 persen, karena memang saya sadar penggunaan naik karena saya bekerja dari rumah, anak-anak juga belajar dari rumah, suami juga," kata Syofvi dalam virtualconference, Sabtu, 6 Juni 2020.
 
Syofvi mengungkapkan pemakaian listrik melonjak setelah bekerja dari rumah (WFH). Apalagi aktivitas pekerjaan tetap harus dilakukan secara online yang membutuhkan listrik. Belum lagi penggunaan pendingin ruangan (AC) yang terus menerus membuat tagihan listrik semakin membengkak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya hitung-hitung, AC saya yang di kamar-kamar saja nyala 24 jam. Sekarang kita Sabtu Minggu di rumah juga, biasanya kan kita ke mal," tutur Syofvi.
 
Ia pun mengimbau para pelanggan yang mengalami lonjakan tagihan listrik untuk tetap melakukan pengaduan. Caranya menunjukkan bukti foto stand meter yang ada di rumah masing-masing pelanggan.
 

(Des)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif