Pertashop. Foto : Pertamina.
Pertashop. Foto : Pertamina.

Pertashop Jamah Enam Desa di Yogyakarta

Ekonomi pertamina
Suci Sedya Utami • 02 Agustus 2020 13:16
Jakarta: PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Regional (MOR) IV Jawa Bagian Tengah menyatakan saat ini sudah tersedia enam unit Pertashop di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
 
Kehadiran Pertashop tersebut merupakan upaya Pertamina dalam melakukan pemerataan distribusi BBM dan LPG hingga ke daerah pelosok, utamanya pedesaan di berbagai penjuru negeri. Pjs GM Pertamina MOR IV Rahman Pramono Wibowo mengatakan tiga unit Pertashop terletak di Kabupaten Gunung Kidul yakni di Desa Sidoharjo, Grimulyo dan Jurangrejo serta dua unit di Kabupaten Kulon Progo tepatnya di Desa Ngargosari dan Giripurwo.
 
"Sementara satu unit baru saja diresmikan tanggal 29 Juli di Kabupaten Slemen, Desa Umbolharjo, kata Pramono dalam keterangan resmi, Minggu, 2 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia bilang keenam Pertashop tersebut dipasok dari Terminal BBM Rewulu. Pramono berharap jumlah Pertashop di Provinsi DIY akan terus bertambah seiring ketersediaan perangkat dan kesiapan lokasi desa yang dituju untuk didirikan Pertashop.
 
Menurut Pramono, Pertamina juga telah mengusung program One Village One Outlet (OVOO) dalam menjamin ketersediaan energi hingga daerah-daerah pelosok melalui Pertashop.
 
Harapannya di setiap kecamatan di seluruh Indonesia, khusunya di DIY, paling tidak terdapat satu outlet layanan Pertamina yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia nantinya.
 
“Kami membuka peluang kerjasama bagi pemerintah daerah maupun pihak lainnya yang tertarik untuk menjalankan usaha Pertashop dan utamanya belum tersedia layanan penyalur BBM dan LPG di tingkat desa atau kecamatan. Hal tersebut untuk mempercepat pencapaian OVOO dan juga dapat meningkatkan perekonomian desa”, ujar Pramono.
 
Ia menambahkan saat ini Pertashop dibangun dengan tiga kategori kapasitas penyaluran yaitu antara 400 liter per hari (Gold), 1.000 liter per hari (Platinum) dan 3.000 liter per hari (Diamond). Untuk memperluas pembangunan Pertashop, Pertamina akan mengembangkan dua skema kerja sama yakni Skema Investasi oleh Pertamina dan Skema investasi oleh Lembaga di Desa.
 
“Kedua skema tersebut ditawarkan Pertamina kepada mitra, baik lembaga desa maupun pihak lain atas persetujuan Pemerintah Daerah. Adapun penentuan skema, Pertamina menyerahkan pada pilihan mana yang dinilai menguntungkan oleh mitra," tambah Pramono.
 
Kendati dioperasikan di tengah desa, Pramono meyakinkan Pertashop yang dijalankan Pertamina telah memenuhi seluruh aspek keamanan dan keselamatan atau HSSE (Health, Safety, Security & Environment) dalam pengoperasiannya sehingga aman untuk dioperasikan di tengah masyarakat pedesaan.
 
“Pertashop merupakan satu-satunya lembaga penyalur produk Pertamina yang legal atau memiliki izin resmi dari Pertamina selain SPBU. Kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk mendapatkan produk BBM dan LPG di Lembaga penyalur resmi Pertamina,” imbuh Pramono.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif