Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.

Pemulihan Ekonomi Nasional Harus Dimulai dari UMKM

Ekonomi UMKM Pemulihan Ekonomi
Antara • 05 Agustus 2020 08:46
Jakarta: Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan pemulihan ekonomi nasional harus dimulai dari upaya pemulihan terhadap sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Adapun UMKM memiliki peranan penting terhadap perekonomian Indonesia terutama ketika terjadi krisis.
 
"Secara teori ekonomi, tidak mungkin bisa pulih kalau kita tidak segera memulihkan UMKM-nya," kata Teten Masduki, dikutip dari Antara, Rabu, 5 Agustus 2020
 
Hal itu karena sebanyak 99 persen pelaku usaha di Indonesia adalah UMKM. Maka, kata Teten, pemerintah pun telah menyadari untuk memulihkan UMKM melalui berbagai program. Untuk itu, Teten mengajak semua pihak untuk bekerja sama menjadikan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemerintah sudah siap dengan desain terkait upaya menjadikan UMKM sebagai kekuatan ekonomi," katanya.
 
Ia menekankan pentingnya memperkuat kapasitas UMKM dengan sejumlah program utama di antaranya pendekatan ke pasar, go digital, hingga memperluas akses pembiayaan. "Sebanyak 97 persen wilayah Indonesia bisa diakses internet dan logistik. Wilayah Indonesia sudah potensial untuk bisa masuk ke pasar digital," ucapnya.
 
Sejumlah program pun telah dikembangkan di antaranya pihaknya memperkuat akses pasar UMKM dengan menjadikan Smesco Indonesia sebagai trading house, menyusun e-catalog untuk memudahkan pembeli dalam dan luar negeri, hingga memperluas KUR agar sesuai dengan kebutuhan pembiayaan UMKM.
 
"Pemerintah memberikan perhatian besar terkait bagaimana agar tersedia pembiayaan bagi UMKM yang lebih ramah," ujarnya.
 
Di satu sisi, kata Teten, koperasi simpan pinjam juga akan menjadi mitra pemerintah untuk usaha mikro dari sisi penyediaan pembiayaan bagi UMKM. "LPDB menyediakan pembiayaan bagi koperasi yang akan disalurkan kepada anggota-anggotanya para pelaku UMKM," urainya.
 
Teten menyadari bahwa pandemi covid-19 memberikan dampak signifikan bagi kegiatan produksi UMKM baik dari sisi produksi, distribusi, pembiayaan, hingga pemasaran. "Namun di sisi lain juga melahirkan banyak inovasi penting dan saat ini KUMKM menjadi center isu di tengah pandemi covid-19. Pemerintah menjadikan UMKM sebagai perhatian utama," pungkas Teten.
 
(ABD)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif