Ilustrasi. Foto: MI/Susanto
Ilustrasi. Foto: MI/Susanto

Asosiasi Bantah Mal Jadi Klaster Baru Penularan Covid-19

Ekonomi virus corona Pusat Perbelanjaan
Ilham wibowo • 04 Agustus 2020 10:39
Jakarta: Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) membantah fasilitas di mal menjadi klaster baru penularan wabah covid-19. Sebab, prosedur protokol kesehatan ketat masih diterapkan dengan baik.
 
Ketua Umum APPBI Stefanus Ridwan mengakui terkait temuan seorang karyawan yang terpapar covid-19 di outlet Christian Dior Plaza Senayan, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. Prosedur kesehatan langsung diterapkan bagi kelompok yang telah berinteraksi langsung dan toko ditutup sementara.
 
"Saya kira pusat perbelanjaan paling aman, sementara ini yang ketahuan positif covid-19 kan hanya satu orang di Christian Dior itu dan langsung ditangani semua, karyawan semua di tes swab dan tokonya ditutup," kata Stefanus kepada Medcom.id, Selasa, 4 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Stefanus, pusat perbelanjaan sejauh ini bisa melakukan kontrol prosedur kesehatan dalam tahap pemulihan ekonomi. Menjaga aspek kesehatan dan kenyamanan, kata dia, jadi prioritas utama agar masyarakat tetap percaya diri datang ke mal.
 
"Langsung seketika dilakukan disinfektan. Saya kira penularan itu bisa di rumah, jadi klaster baru tidak ada. Langsung beberapa orang terkena itu tidak pernah terjadi," ungkapnya.
 
Stefanus menuturkan bahwa pihaknya siap dievaluasi oleh pemerintah daerah setempat apabila penerapan protokol kesehatan diabaikan oleh pengelola mal. Hanya saja, evaluasi tersebut sifatnya pembenahan untuk tetap mendukung pemulihan ekonomi dan tidak membuat masyarakat khawatir dengan pernyataan spekulatif.
 
"Pemerintah harus konsentrasi, jangan bicara soal klaster baru, memang ada yang terjadi tapi satu dua langsung ditangani dengan cepat. Coba kita lihat di tempat yang masif seperti pasar tradisional, angkutan umum atau di tempat jajan sore dan malam, di tempat seperti itu malah tidak ada petugas yang mengawasi," paparnya.

 
(DEV)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif