Gedung Kementerian Ketenagakerjaan. FOTO: Setkab
Gedung Kementerian Ketenagakerjaan. FOTO: Setkab

Kemnaker Minta Manajemen-Pekerja Indomaret Tak Merugikan Masyarakat

Ekonomi Tenaga Kerja Kemenaker
Annisa ayu artanti • 29 Mei 2021 10:18
Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta manajemen dan pekerja PT Indomarco Prismatama atau Indomaret tidak melakukan hal yang merugikan masyarakat seiring dengan persoalan ketenagakerjaan. Sejauh ini, pihak pemerintah telah memfasilitasi pertemuan pihak-pihak yang terlibat dalam persoalan ketenagakerjaan Indomaret.
 
Kemudian, pemerintah meminta untuk mengedepankan asas musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan masalah ini. Adapun Kemnaker melalui Ditjen PHI dan Jamsos telah memberikan fasilitas dengan mempertemukan manajemen Indomarco dengan serikat pekerja untuk bersama-sama mencari solusi dan jalan terbaik.
 
"Dengan mengedepankan iktikad baik untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis dan kondusif," kata Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker Indah Anggoro Putri, melalui siaran persnya, Sabtu, 29 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Putri menjelaskan, dalam audiensi tersebut, pihaknya meminta kepada seluruh pihak untuk menahan diri dengan tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan antarpihak maupun masyarakat. "Kami mengimbau dan meminta kedua belah pihak untuk menahan diri dan melakukan dialog bipartit untuk menyelesaikan masalah yang terjadi," ucapnya.
 
Dirinya menambahkan melalui pertemuan ini kedua belah pihak telah menyatakan komitmennya untuk mencari solusi yang menguntungkan kedua belah pihak dan menyelesaikan persoalan yang terjadi.
 
"Respons dari kedua belah pihak adalah mereka akan berupaya menyelesaikan persoalan ini dengan baik. Memang butuh waktu, tapi kita harus kedepankan semangat dialog secara bipartit antara kedua belah pihak," jelasnya.
 
Ia meminta seluruh pihak untuk terus memupuk dialog sosial antara manajemen dengan serikat pekerja sebagai instrumen untuk bertukar pikiran dan mempererat kebersamaan. Dialog sosial jangan hanya dilakukan manakala ada permasalahan saja.
 
"Situasi pandemi covid-19 ini telah membawa kita pada kondisi yang sulit. Oleh karenanya, kita harus bersatu, saling memahami, dan saling mendukung agar kita dapat bertahan dan keluar dari situasi ini," pungkasnya.
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif