Ilustrasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) - - Foto: MI/ Usman Iskandar
Ilustrasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) - - Foto: MI/ Usman Iskandar

Penyaluran KUR hingga Mei Capai Rp65,86 Triliun

Ekonomi Kredit kur UMKM berita terkini korona
Eko Nordiansyah • 02 Juli 2020 11:14
Jakarta: Kementerian Koordinator bidang Perekonomian mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Mei 2020 sebesar Rp65,86 triliun kepada 1,9 juta debitur. Penyaluran tersebut baru 34,66 persen dari target tahun ini yang sebesar Rp190 triliun.
 
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan penyaluran KUR terhambat oleh penerapan kebijakanphysical distancingmaupunsocial distancing.
 
"Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa provinsi telah mengakibatkan menurunnya aktivitas ekonomi sehingga berpengaruh terhadap bisnis UMKM dan pada lanjutannya menurunkan permintaan KUR baru," katanya dalam keterangan di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Secara keseluruhan, realisasi penyaluran KUR dari Agustus 2015 sampai 31 Mei 2020 telah mencapai Rp538,82 triliun dengan baki debet sebesar Rp158,84 triliun diberikan kepada 20,5 juta debitur. Adapun tingkatNon Performing Loan(NPL) KUR hingga 31 Mei 2020 tercatat sebesar 1,18 persen.
 
"Namun kini sinyal positif mulai menguat seiring diberlakukannya new normal dan beberapa kebijakan pemulihan ekonomi lainnya. Dengan demikian diharapkan kebijakan ini terus memberikan dampak bagi pengembangan UMKM, termasuk dalam hal penyaluran KUR," jelas dia.
 
Data Bank Rakyat Indonesia (BRI) menunjukkan sejak minggu ketiga Juni 2020, porsi ekspansi kredit mikro telah mencapai 78,2 persen dan restrukturisasi hanya tinggal 21,8 persen. Padahal pada April 2020, BRI lebih fokus melakukan restrukturisasi kredit yaitu 79,4 persen dan 82,7 persen pada Mei 2020.
 
Pada akhir pekan ketiga Juni 2020, ekspansi total kredit kecil di BRI telah mencapai lebih dari Rp1 triliun per hari. Dengan kata lain sudah mendekati penyaluran kredit kecil pada masa normal. Terlebih BRI merupakan bank penyalur terbesar KUR dengan pangsa 64 persen.
 
“Diharapkan kondisi tersebut akan terus berlanjut sehingga ekspansi kredit nasional dapat meningkat dan pemulihan ekonomi nasional dapat lebih cepat. Apalagi bagi UMKM, pemerintah memberi dukungan dalam bentuk subsidi bunga, insentif pajak dan penjaminan untuk kredit modal kerja baru UMKM," pungkasnya.

 

(Des)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif