Ilustrasi operasi pasar - - Foto: MI/ Susanto
Ilustrasi operasi pasar - - Foto: MI/ Susanto

Operasi Pasar, Mendag Gelontorkan 36.500 Ton Gula

Ekonomi operasi pasar kementerian perdagangan
Ilham wibowo • 23 Mei 2020 16:35
Jakarta: Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menggelontorkan sebanyak 36.500 ton gula konsumsi secera serentak di seluruh Indonesia. Operasi pasar dilakukan menjelang hari raya Idulfitri agar harga gula kembali ke harga eceran tertinggi Rp12.500 per kilogram (kg).
 
“Hari ini kami kembali melakukan OP Gula dengan harga Rp12.500 per kg di Jakarta dan Tangerang Selatan. Dengan demikian OP Gula di sejumlah daerah telah digelontorkan gula pasir sebesar 3.200 ton," katanya melalui keterangan tertulis, Sabtu, 23 Mei 2020.
 
Agus menuturkan operasi pasar dilakukan demi memotong distribusi yang panjang dan menekan kenaikan harga di pasar rakyat. Ia berharap penambahan pasokan tersebut akan membuat harga gula kembali normal.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami membuat kesepakatan dengan produsen agar menjual gula ke distributor paling mahal Rp11.200 per kg. Harapan kami distributor akan menjual ke pengecer akhir paling tinggi adalah Rp12 ribu per kg. Dengan demikian ritel modern dan para pengecer di pasar-pasar bisa menjual gulanya dengan HET,” terangnya.
 
Agus pun akan menindak tegas produsen, distributor, dan pedagang yang masih berani mempermainkan harga gula setelah memantau prosesor stabilisasi harga gula Pasar Induk Senen Jakarta, Pasar Serpong dan Pasar Modern BSD Tangerang Selatan.
 
"Saya berharap dengan operasi pasar ini, harga gula kembali normal. Saya juga ingatkan lagi, kami bersama Satgas Pangan akan segera menindak tegas segala penyimpangan dan mempermainkan harga gula di pasaran,” tegas Agus.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif