Ilustrasi terminal peti kemas pelabuhan. Dok: MI
Ilustrasi terminal peti kemas pelabuhan. Dok: MI

Korona Mewabah, Arus Kontainer Tanjung Priok Turun 6,5%

Ekonomi Virus Korona ekspor-impor
Sri Yanti Nainggolan • 13 Maret 2020 14:51
Jakarta: Lalu lintas peti kemas internasional di Pelabuhan Tanjung Priok turun akibat pandemi virus korona (covid-19). Arus kargo yang turun kebanyakan berasal dari Tiongkok.
 
"Sedikit penurunan untuk internasional, sekitar 6,5 persen dari 2019. Sementara domestik turun sekitar satu persen," ujar Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) Arif Suhartono di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2020.
 
Total arus peti kemas dalam satu tahun sekitar tujuh juta TEUs (twenty-foot equivalent unit). Artinya, dalam sebulan arus peti kemas berkisar 580 ribu TEUs.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara, komuditas Jepang cenderung stabil walaupun negara tersebut juga terdampak covid-10. Dia tak bisa merinci komoditas yang terdampak karena kewenangan jenis barang ada di Direktorat Jenderal Bea Cukai.
 
Arif berharap kondisi ini segera pulih bulan depan. Sebab, Tiongkok dikabarkan sudah mulai memproduksi besok.
 
Baca: Tak Hanya Impor, Korona Bikin Ekspor RI ke Tiongkok Turun
 
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menyebut penyebaran virus korona tidak hanya menurunkan impor dari Tiongkok. Pasalnya ekspor Indonesia ke Negara Tirai Bambu tersebut juga terhambat.
 
Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Syarif Hidayat, menyebut ekspor Indonesia dari akhir Januari ke Februari turun 9,15 persen. Devisa ekspor turun dari USD557 juta ke USD506 juta.
 
"Sudah kelihatan dengan adanya penurunan impor yang berasal dari Tiongkok. Kemudian di sisi lain ekspor penurunan, tapi impor lebih tinggi dibandingkan ekspor," kata dia di Gedung Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Maret 2020.
 
(SUR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif