Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Foto: Medcom.id/Desi Angriani
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Foto: Medcom.id/Desi Angriani

Indonesia-UEA Bahas Kerja Sama Sektor Transportasi

Ekonomi kerja sama uni emirat arab indonesia-uni emirat arab
Al Abrar • 08 Juli 2020 12:24
Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) Abdulla Salem Al Dhaheri membahas kelanjutan pengembangan infrastruktur transportasi.
 
Budi Karya mengatakan salah satu contoh yang bisa dijalin kerja sama yakni sektor swasta di UEA untuk berpartisipasi dan berinvestasi dalam proyek pengembangan pelabuhan.
 
"Bisa melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership," kata Budi melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 8 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Budi mencontohkan Perusahaan Pelabuhan Dubai telah bertemu dengan Kemenhub pada Februari lalu dan menunjukkan minat mereka dalam pengembangan pelabuhan di Indonesia.
 
"Kerja sama yang terjalin telah meningkatkan sektor pariwisata dan konektivitas masyarakat. Saya percaya bahwa ke depannya kita dapat mengintensifkan kerja sama kita tidak hanya terbatas pada sektor penerbangan dan kelautan," ujar Budi Karya.
 
Terkait dengan rencana pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan Timur, Kemenhub ditugaskan untuk membangun sistem transportasi yang cerdas dan ramah lingkungan. Pemerintah Indonesia mengundang dan menyambut gagasan dan investasi untuk mendukung upaya penting ini.
 
"Melalui kerja sama dengan Islamic Development Bank (IsDB) saya mengundang dan mendorong kerja sama untuk transfer pengetahuan dan keahlian dari Pemerintah UEA ke Kementerian Perhubungan dalam mengembangkan kota pintar yang ada di sana yaitu Masdar City. Masdar City dapat menjadi referensi kami dalam pengembangan sistem transportasi yang sustainable, clean, and smart mobility di Ibu Kota Negara Baru (IKN)," jelas Menhub.
 
Sebelumnya kerja sama bilateral dengan UEA telah terjalin selama bertahun-tahun terutama di bidang penerbangan. Indonesia dan Uni Emirat Arab telah mempertahankan kerja sama di bidang penerbangan sipil sejak penandatanganan Perjanjian Layanan Udara pada 8 Februari 1989.
 
"Sejak saat itu, maskapai penerbangan dari UEA telah menikmati konektivitas ke Jakarta dan Denpasar," kata Budi.
 
Kerja sama kedua negara juga sudah terjalin di bidang maritim. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Indonesia dan Otoritas Transportasi Nasional UEA saat ini sedang membahas rancangan MoU tentang Pengakuan Saling Menguji Sertifikasi dan Pelatihan, Sertifikasi, dan Penjagaan Pelaut.
 
(ALB)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif