Ilustrasi Emas. Foto : Antam.
Ilustrasi Emas. Foto : Antam.

Pendapatan Berkurang, Masyarakat Sudah Mulai Gadaikan Emas

Ekonomi pegadaian emas
Annisa ayu artanti • 20 April 2020 18:56
Jakarta: PT Pegadaian (Persero) mencatat peningkatan aktivitas pegadaian ditengah pandemi virus korona (covid-19).
 
Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Basuki Tri Andayani mengatakan peningkatan pengunjung mulai terjadi awal Maret 2020. Tercatat pada 29 Februari 2020 jumlah nasabah aktif mencapai 9,56 juta, sementara pada 31 Maret 2020 menjadi 9,68 juta.
 
"Mayoritas barang jaminan 95 persen berupa emas dan lima persen berupa non emas," kata Basuki di Jakarta, Senin, 20 April 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Basuki menjelaskan mayoritas masyarakat memerlukan dana tunai untuk keperluan konsumtif karena berkurangnya pendapatan selama krisis pandemi covid-19. Selain itu, alssan masyarakat menggadaikan barang untuk kebuthan modal kerja.
 
"Rata-rata nilai barang yang dijaminan sekitar Rp4 juta per unit dengan nilai pinjaman rata-rata Rp3,4 juta," sebutnya.
 
Sedangkan untuk rekening aktif transaksi gadai, Basuki juga mencatat peningkatan. Per 29 Februari 2020 rekening aktif tercatat 10,20 juta transaksi sementara pada 31 Maret nasabah aktif tercatat 10,28 juta transaksi.
 
Meskipun kebutuhan pendanaan terus meningkat, Basuki memastikan, Pegadaian tetap bisa menyiapkan dana segar untuk masyarakat. Pegadaian juga memastikan barang-barang yang digadaikan terjaga dengan pengamananyang kuat.
 
"Perusahaan siap melayani berapapun kebutuhan dana yang diperlukan masyarakat," tukasnya.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif