Harga pertalite turun di tiga wilayah di Jakarta. Foto: dok Pertamina.
Harga pertalite turun di tiga wilayah di Jakarta. Foto: dok Pertamina.

Harga Pertalite di 3 Wilayah Jakarta Turun Rp1.200/Liter

Ekonomi pertamina BBM pertalite Program Langit Biru
Ade Hapsari Lestarini • 23 November 2020 12:56
Jakarta: PT Pertamina (Persero) menurunkan harga bahan bakar pertalite di sejumlah wilayah di Jakarta Barat, Selatan, dan Timur. Penurunan harga ini menyusul Program Langit Biru (PLB) Pertamina, serta setelah dilaksanakan di sejumlah kota wilayah Jawa-Madura-Bali (Jamali) termasuk Jakarta Pusat dan Utara.
 
Unit Manager Communication, Relation & CSR Marketing Operation Region III Eko Kristiawan mengatakan melalui PLB, harga khusus pertalite menjadi Rp6.450 per liter, lebih rendah Rp1.200 dari harga normal pertalite yaitu Rp7.650 per liter.
 
Adapun PLB berlaku untuk konsumen kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga, angkutan umum kota (angkot) serta taksi plat kuning.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selain kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga, Pertamina juga menyasar angkot dan taksi plat kuning yang merupakan transportasi publik, sehingga diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan beralih ke bahan bakar berkualitas," kata dia dalam keterangan resminya, Senin, 23 November 2020.
 
Selain itu dengan harga khusus, tambah Eko, pihaknya mengajak pengendara mendapatkan customer experience, dengan menggunakan BBM berkualitas mesin kendaraannya lebih awet dan bertenaga.
 
Program edukasi dan promosi ini merupakan bentuk dukungan kepada Pemerintah sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, yang perlu menjadi perhatian seluruh pihak.
 
Upaya mengurangi pencemaran udara, dapat dilakukan melalui pengendalian emisi gas buang kendaraan bermotor. Salah satunya dengan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan.
 
Eko menjelaskan, BBM yang lebih berkualitas memiliki kadar oktan (Research Octane Number/RON) tinggi, sehingga lebih ramah lingkungan karena rendah emisi. Selain itu, BBM yang lebih berkualitas akan berdampak positif terhadap performa kendaraan serta lebih irit konsumsi BBM karena pembakaran di ruang mesin lebih sempurna. Karenanya Pertamina terus mendorong penggunaan produk BBM berkualitas yakni pertalite dengan RON 90, pertamax RON 92 dan pertamax Turbo RON 98.
 
Eko mengungkapkan, di Kota Jakarta Barat, terdapat 24 SPBU yang melayani pertalite harga khusus mulai Sabtu, 21 November 2020. Kemudian di Kota Jakarta Selatan terdapat 39 SPBU, dan Jakarta Timur terdapat 51 SPBU mulai Minggu, 22 November 2020.
 
"Konsumen dapat mengenali SPBU yang melayani promo tersebut, melalui spanduk yang terpasang pada totem SPBU. SPBU tersebut siaga melayani masyarakat yang ingin menikmati BBM berkualitas dan lebih ramah lingkungan," tambahnya.

Tetap sediakan premium

Selain itu, jelas Eko, Pertamina tetap menyediakan premium di wilayah Provinsi DKI Jakarta, termasuk Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Selatan, dan Kota Jakarta Timur.
 
"Berdasarkan penugasan dari Pemerintah, saat ini Pertamina masih menyalurkan dan menyediakan premium. Untuk itu masyarakat tidak perlu khawatir," ungkapnya.
 
Perwakilan Manajemen Pertamina Marketing Operation Region Jawa Bagian Barat (JBB) sebelumnya telah melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta.
 
Dari hasil kunjungan tersebut, Andri Yansyah Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi & Energi Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh upaya peningkatan kualitas udara melalui BBM yang lebih ramah lingkungan.
 
"Program Langit Biru ini merupakan program yang sangat baik karena tujuannya itu bermanfaat untuk jangka panjang, yaitu mengurangi pencemaran lingkungan untuk masa depan yang lebih baik," tuturnya.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif