Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Pelabuhan Patimban. Foto: Kemenhub.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Pelabuhan Patimban. Foto: Kemenhub.

Menhub: Pelabuhan Patimban Mulai Beroperasi Awal Desember 2020

Ekonomi pelabuhan Kementerian Perhubungan pelabuhan patimban
K. Yudha Wirakusuma • 31 Oktober 2020 16:39
Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan tahap satu Pelabuhan Patimban rencananya akan selesai akhir November 2020. Pelabuhan ini pun akan mulai beroperasi terbatas di awal Desember dengan kegiatan utama meliputi pengangkutan logistik dan otomotif.
 
Pengembangan kawasan Patimban juga diharapkan bisa mendorong roda perekonomian baru di daerah Rebana (Cirebon, Subang, Majalengka) yang saat ini sudah ditopang infrastruktur pendukung seperti Bandara Kertajati dan akses jalan tol.
 
Menhub Budi Karya pun meninjau langsung lokasi pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang dengan menaiki perahu milik nelayan setempat. Menhub mendengar langsung aspirasi dari nelayan Patimban yang biasa beroperasi di sekitar kawasan tersebut bersama Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Zulficar Mochtar dan beberapa perwakilan perusahaan kontraktor Pelabuhan Patimban.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kegiatan melaut nelayan tentu harus jadi perhatian kita bersama, untuk itu hari ini kami dari Kementerian Perhubungan, hadir pula dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta perwakilan perusahaan kontraktor bersama-sama mendengar langsung aspirasi dari para nelayan Patimban," kata Budi Karya di Patimban, Subang, Sabtu, 31 Oktober 2020.
 
Menhub memastikan para nelayan akan diberikan solusi terbaik agar kegiatan melautnya tidak terdampak parah efek pembangunan Pelabuhan Patimban. "Rencananya, akan ada kerja sama dari para perusahaan dengan membentuk koperasi usaha bersama untuk nelayan dan ada bantuan kapal yang muatannya lebih dari 15GT supaya nelayan bisa melaut lebih jauh," jelas Budi Karya.
 
Perwakilan nelayan sekaligus Ketua Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Genteng Subang Jauhari (45) mengapresiasi kunjungan Menhub Budi Karya untuk langsung mendengar aspirasi nelayan yang ada di sekitar kawasan pembangunan Pelabuhan Patimban.
 
"Kami apresiasi kehadiran Pak Menteri langsung ke sini untuk mendengar aspirasi dari nelayan. Aspirasi dari kami tentu soal permodalan yang butuh bantuan, termasuk alat tangkap, dan kapal baru untuk melaut," kata Jauhari.
 
Hal senada diungkapkan Danan (41), perwakilan dari kelompok usaha bersama Rebon Mas nelayan Patimban. Menurutnya, permasalahan utama nelayan di sekitar kawasan Patimban saat ini adalah kurangnya modal untuk memulai kembali melaut ke wilayah yang lebih jauh.
 
Terlebih lagi, nelayan Patimban kebanyakan sudah terbiasa dengan sistem melaut di pinggir dan tidak terlalu jauh ke lepas pantai. Selain permodalan dan alat baru, diperlukan juga pelatihan serta pembiasaan untuk para nelayan terdampak.
 
"Saya sangat berterima kasih atas kehadiran Pak Menteri Perhubungan. Dibentuknya usaha bersama baru, tentu bisa memunculkan kembali semangat nelayan Patimban apalagi akan ada pelatihan baru. Kami juga berharap bantuan bisa turun secara langsung dan tidak setengah-setengah," pungkasnya.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif