Menteri BUMN Erick Thohir di Kota Tua/Media Indonesia
Menteri BUMN Erick Thohir di Kota Tua/Media Indonesia

Rencana Erick Thohir Sulap Kota Tua Diharapkan Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi dan Budaya

Al Abrar • 30 Juni 2022 16:45
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana terus melakukan peremajaan dan transformasi terhadap bangunan-bangunan tua milik BUMN. Salah satunya Erick berencana menyulap Kota Tua menjadi pusat ekonomi dan budaya.
 
Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mendukung penuh upaya yang dilakukan Erick itu untuk menjaga dan merevitalisasi bangunan bersejarah tersebut. Apalagi Erick dinilai sukses mengubah wajah baru Sarinah menjadi ikon baru bagi pusat UMKM nasional.
 
Dengan rencana Erick yang akan mempercantik Kota Tua sebagai pusat ekonomi budaya diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan perekonomian masyarakat sekitar. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saya rasa kebijakan yang perlu didukung karena kan itu Kota Tua selama ini sebagai tempat wisata hampir mengalami banyak kerusakan situs-situsnya, artinya peninggalan-peninggalan Belanda. Kota Tua itu memang harus diremajakan harus di revitalisasi,” ujar Trubus, Kamis, 30 Juni 2022. 
 
Baca: Erick Thohir Berencana Sulap Kota Tua Seperti Sarinah
 
Menurutnya revitalisasi Kota Tua harus tetap berkoordinasi dengan pihak dinas terkait, meski dilakukan peremajaan, Trubus meminta supaya tetap menjaga keaslian dari bangunan tua itu tapi mendapat sentuhan agar masyarakat tertarik untuk berkunjung.
 
“Ini harus dikoordinasikan dengan dinas-dinas terkait karena itu kan ada peninggalan purbakala ada Dinas purbakala di situ kemudian juga ada Dinas Tata Lingkungan, Dinas Tata Kota macam-macamlah dinas terkait harus koordinasi untuk ini,” ungkapnya.
 
“Kemudian yang kedua kalau bisa itu dikembalikan sebagaimana aslinya tapi jangan dibangun baru, tapi sesuatu yang asli dulu seperti itu bentuknya dikembalikan ke bentuk semulanya dengan penataan perwajahan yang mungkin sudah harus Instagramable,” sambungnya.
 
Dengan penataan Kota Tua yang lebih cantik, kata Trubus tingkat kunjungan masyarakat ke Kota Tua akan meningkat yang akan berefek juga terhadap pertumbuhan ekonomi.
 
“Pengaruhnya terhadap UMKM ya jadi industri kecil, nanti harus ada penataan yang bagus, jadi bisa mendongkrak perekonomian mudah-mudahan begitu, kalau memang ditata secara keseluruhan sehingga nanti produk-produk yang memang di situ bisa dijual di setiap sudut-sudut gedungnya di dalam gedungnya nanti dijual jenis-jenis handcraft atau Jenis-jenis makanan kuliner begitu bisa,” ujar Trubus.
 
Sebelumnya Erick Thohir berkomitmen memaksimalkan potensi Kota Tua Jakarta untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat. Erick bakal segera memperindah kawasan seluas 1,3 km persegi tersebut.
 
Selain menumbuhkan ekonomi, Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) itu bakal menjadikan Kota Tua sebagai wadah bagi para pegiat seni dan budaya di Tanah Air.
 
“Nah inilah supaya kita mendorong ada alternatif ekonomi. Ekonomi yang namanya pop culture atau ekonomi budaya yang bisa membuka lapangan kerja dan juga menjadi pertumbuhan ekonomi baru,” ucap Erick.
 
Erick juga ingin Kota Tua bisa kembali berjaya layaknya Gedung Sarinah yang sudah lebih dulu direnovasi. Erick Thohir berharap Kota Tua mampu menjadi wadah bagi pelaku UMKM dan brand lokal untuk memasarkan produk.
 
“Wilayah ini bisa di maksimalkan untuk tempat pembukaan UMKM dan Brand Lokal serta pertumbuhan lapangan pekerjaan seperti yang telah di bangun di Sarinah dan beberapa Kantor Pos yang di jadikan Pos Bloc,” ujar Erick Thohir.
 
(ALB)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif