Ilustrasi ikan nelayan - - Foto: Medcom/ Kuntoro Tayubi
Ilustrasi ikan nelayan - - Foto: Medcom/ Kuntoro Tayubi

Perindo Butuh Bantuan Pembiayaan untuk Menyerap Ikan Nelayan

Ekonomi perikanan bumn
Annisa ayu artanti • 13 Mei 2020 20:46
Jakarta: Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) membutuhkan dukungan pembiayaan dalam menyerap ikan hasil tangkapan nelayan. Pasalnya, perusahaan pelat merah tersebut memiliki dana terbatas untuk meningkatkan kapasitas pembelian 3.000 ton ikan setiap bulan.
 
"Dukungan pembiayaan diperlukan untuk meningkatkan kapasitas pembelian hasil tangkapan nelayan dan hasil budidaya petambak," kata Direktur Utama Perum Perindo Farida Mokodompit dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 13 Mei 2020.
 
Farida mengaku siap menerima mandat dalam menyerap ikan nelayan. Namun pihaknya membutuhkan dukungan sumber pembiayaan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun demikian, Kementerian BUMN memberikan opsi sumber pembiayaan untuk penyerapan ikan tersebut. Di antaranya pinjaman bank Himbara atau melalui Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP) di bawah koordinasi Kementerian Kelautan dan Perikanan.

 
Perum Perindo pun berencana memperluas penyerapan hasil perikanan nelayan dan budidaya petambak di enam wilayah di Indonesia seperti Natuna, Tahuna, Ternate, Bacan, Merauke, dan Sulawesi Selatan.
 
"(Penyerapan) yang pertama tentu saja di lokasi-lokasi kami. Kami juga akan berkoordinasi dengan Ditjen Perikanan Tangkap KKP misalnya, yang memiliki data nelayan-nelayan yang ikannya belum terjual atau belum didistribusikan," ujar Farida.
 
Adapun berdasarkan penugasan mengenai Persetujuan Penugasan Penyerapan Produk Perikanan tertanggal 12 Mei 2020, produk perikanan yang diserap oleh Perum Perindo antara lain ikan tongkol, ikan kembung, ikan cakalang dan ikan hasil budidaya dari petambak.

 
Dalam kurun Januari-April 2020, Perum Perindo telah menyerap 1,6 juta kg ikan atau 1.832 ton. Penyerapan ikan hasil tangkapan nelayan dilakukan di 14 titik cabang dan unit Perum Perindo di Jakarta, Brondong, Prigi, Belawan, Pekalongan, Pemangkat, Makassar, Bitung, Natuna, Tahuna, dan Bacan.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif