Foto: dok MI.
Foto: dok MI.

Kemenhub Tak Intervensi Proses Hukum 3 Pilot Garuda Terjerat Narkoba

Ekonomi narkoba Garuda Indonesia
Al Abrar • 11 Juli 2020 16:07
Jakarta: Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan memastikan tidak akan ikut campur proses hukum tiga pilot Garuda Indonesia yang terjerat narkoba. Proses penegakan pilot dari penerbangan pelat merah itu diserahkan ke polisi.
 
"Penanganan terhadap dugaan penyalahgunaan narkoba oleh pilot adalah wewenang penuh pihak kepolisian. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tidak akan mengintervensi dan menyerahkan pengusutan dan penanganannya kepada pihak Polri sesuai aturan hukum yang berlaku," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu, 11 Juli 2020.
 
Novie mengatakan pihaknya telah berkomitmen untuk mewujudkan penerbangan di Indonesia bebas dari penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Salah satu wujud komitmen itu dilakukan dengan tes narkoba atau RUN (Rapid Urine Napza) secara random di seluruh bandara di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Tiga Pilot Ditangkap karena Narkoba
 
Novie juga meminta kepada operator penerbangan untuk terus melakukan sosialisasi bahaya narkoba serta melakukan tes narkoba kepada para personelnya. Selain itu dia mengatakan bahwa pihaknya tidak akan melindungi personel penerbangan yang terlibat dengan narkoba.
 
Pemberantasan narkoba dalam penerbangan dilakukan tidak hanya bagi pengguna jasa angkutan udara, tetapi juga kepada para personel penerbangan. Novie memastikan personel penerbangan yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba tidak akan mendapat perlindungan dari Kementerian Perhubungan.
 
"Kami berkomitmen penuh dalam pemberantasan narkoba, demi terwujudnya penerbangan di Indonesia yang selamat, aman, dan nyaman," ujar Novie.
 
Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menangkap empat orang terkait penyalahgunaan narkoba. Tiga di antaranya merupakan pilot di maskapai pelat merah dan swasta berinisial IP, DC, dan DS.
 
Baca:Garuda Siap Pecat Pilot yang Gunakan Narkoba
 
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budi, mengatakan, tiga pilot bersama pemasok narkoba ditangkap di Cipondoh, Kota Tangerang, pada Senin, 6 Juli 2020. Penyidik menyita barang bukti paket sabu seberat empat gram dan paket sabu sisa pakai seberat 0,9 gram.
 
Keempat tersangka kini telah ditahan. Mereka dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) Sub Pasal 127 ayat (1) Undang-undang Republik lndonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun.
 

(ALB)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif