Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin.

PSBB Bangun Kepercayaan Pelaku Pasar

Ekonomi PSBB
Antara • 10 April 2020 08:05
Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan membangun kepercayaan pelaku pasar terhadap Indonesia dalam mengatasi wabah covid-19.
 
"Ini tentu saja berbagai kondisi ini membawa confident pasar yang semakin baik," katanya dalam jumpa pers daring di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat, 10 April 2020.
 
Menurut dia, semakin cepat Indonesia mengatasi wabah virus korona jenis baru ini, maka akan semakin baik dampaknya terhadap aspek kemanusiaan, kesehatan hingga ekonomi termasuk sektor keuangan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan PSBB dan dukungan semua pihak, ia menyakini laju kecepatan penyebaran covid-19 bisa dikurangi.
 
"Apa yang digariskan pemerintah pusat dan daerah, agar kita bersama membantu penerapan PSBB di DKI Jakarta atau daerah lainnya," katanya.
 
Untuk sektor ekonomi, apabila covid-19 bisa cepat diatasi, lanjutnya, maka dampak ke perekonomian juga bisa ditekan, apalagi sektor pasar keuangan global saat ini berangsur membaik.
 
Ia memberikan gambaran, indeks volatilitas pasar keuangan (VIX) yang mencerminkan naik turunnya harga aset di Amerika Serikat yang semakin menurun.
 
Perry menjelaskan sebelum terjadi covid-19, indeks VIX mencapai 18,8 dan meningkat drastis pada minggu ketiga Maret 2020 mencapai indeks tertinggi yakni 82 karena terjadi kepanikan pasar keuangan global.
 
Saat ini, indeks tersebut sudah menurun mencapai 43,3 yang menunjukkan kepanikan dan ketidakpastian di pasar keuangan global berangsur membaik.
 
Pemerintah sebelumnya menetapkan PSBB sebagai salah satu upaya menekan penyebaran covid-19. Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah pertama yang akan menerapkan PSBB.
 
PSBB di DKI Jakarta rencananya mulai berlaku Jumat, 10 April 2020 hingga 14 hari ke depan dan bisa diperpanjang dengan mempertimbangkan perkembangan kasus covid-19.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif