Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Tingkatkan Proses Sertifikasi Produk Halal, Surveyor Indonesia Gandeng MUI

Ekonomi MUI produk halal Surveyor Indonesia
Husen Miftahudin • 23 Oktober 2021 17:37
Jakarta: PT Surveyor Indonesia (Persero) menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meningkatkan penetapan kehalalan dalam proses sertifikasi produk halal. Hal ini tertuang dalam nota kesepahaman kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) keduanya.
 
Direktur Utama Surveyor Indonesia M. Haris Witjaksono mengatakan, kolaborasi ini merupakan kerja sama strategis melalui layanan jasa sertifikasi halal yang akan dilakukan untuk memastikan produk halal sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
 
"Surveyor Indonesia sebagai independen surveyor akan memberikan jaminan halal dari kandungan produk makanan dan minuman, produk kimiawi, produk biologi, produk rekayasa genetik, dan barang gunaan," ujar Haris dalam siaran persnya, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut Haris mengungkapkan bahwa dalam pemeriksaan jasa, Surveyor Indonesia memiliki ruang lingkup pengolahan, penyimpanan, pengemasan, pendistribusian, penjualan, dan penyajian produk halal.
 
Hal ini ditambah dengan berbagai pengalaman di bidang survei, inspeksi, verifikasi, pengujian, sertifikasi dan konsultasi selama 30 tahun. "Kami yakin bisa memberikan delivery pekerjaan yang memuaskan dan tentu saja sesuai dengan standar mutu yang berlaku," paparnya.
 
Adapun pemberlakuan sertifikasi halal secara wajib merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014. Ketentuan ini tidak hanya berlaku untuk produk makanan dan minuman, namun juga berlaku bagi seluruh produk lainnya seperti produk-produk kosmetik, obat, barang guna, produk kimia, barang rekayasa teknologi, dan sebagainya.
 
Sementara itu, Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh mengatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada Surveyor Indonesia dalam mendukung penyelenggaraan Jaminan Produk Halal di Indonesia.
 
"Kami berharap terbangunnya sinergi dalam pembinaan jaminan produk halal, serta dapat terintegrasinya sistem bersama yang membantu baik pelaku usaha maupun konsumen produk halal dalam mendapatkan produk yang dibutuhkan. Implikasinya, pelaksanaan sertifikasi halal dapat dirasakan manfaatnya oleh semua pihak," tutur dia.
 
Berdasarkan skema perjanjian yang ada, Surveyor Indonesia akan berperan sebagai salah satu lembaga yang melakukan uji laboratorium untuk memastikan halal atau tidaknya suatu produk. Sementara itu, penetapan kehalalan produk dan menerbitkan ketetapan halal tetap dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif