Perikanan. Foto : MI.
Perikanan. Foto : MI.

KKP Koordinasi dengan Tiongkok terkait Produk Terpapar Covid-19

Ekonomi Kementerian Kelautan dan Perikanan Tiongkok virus corona covid-19
Antara • 24 Juni 2021 17:07
Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melakukan pertemuan bilateral dengan Tiongkok terkait ditemukannya indikasi produk ekspor perikanan dari Indonesia ke Tiongkok yang terpapar covid-19.
 
"KKP telah mengadakan bilateral dengan otoritas GACC (General Administration of Customs of the People's Republic of China)," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, dikutip dari Antara, Kamis, 24 Juni 2021.
 
Menteri Trenggono juga mengakui ada sebanyak 20 kasus dari pengembalian produk perikanan dari Tiongkok akibat terindikasi terpapar covid-19, dan sudah sebanyak 14 Unit Pengolahan Ikan (UPI) yang telah diinspeksi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihaknya telah melakukan langkah-langkah guna memastikan UPI ke depannya memiliki prosedur yang tepat, sekaligus memastikan dilakukannya disinfeksi baik kepada pekerja maupun produknya.
 
Sebelumnya KKP menerima sebanyak 20 notifikasi dari otoritas Republik Rakyat Tiongkok terkait dengan ditemukannya kasus paparan covid-19 pada produk hasil perikanan asal Indonesia.
 
"Kami menerima 20 notifikasi yang berasal dari 14 UPI terkait temuan ini," kata Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) KKP Rina.
 
Untuk itu BKIPM bergerak cepat menyusul temuan tersebut. Indonesia melalui BKIPM KKP, lanjutnya, juga telah melakukan harmonisasi dengan pihak otoritas GACC tentang notifikasi produk perikanan melalui pertemuan bilateral sebanyak sembilan kali.
 
Selain itu, Pusat Pengendalian Mutu BKIPM telah melakukan internal suspend terhadap 14 UPI eksportir produk perikanan dan meminta mereka untuk melakukan pengendalian paparan covid-19 pada seluruh rantai kegiatan produksi hulu-hilir, termasuk terhadap pekerja.
 
Rina mengaku terdapat 10 negara yang melakukan protes ke WTO terhadap tindakan Tiongkok terkait impor produk perikanan. Kendati demikian, Indonesia memilih pendekatan bilateral untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, sehingga produk perikanan Indonesia bisa tetap diekspor ke Tiongkok.
 
Dalam pertemuan bilateral, BKIPM pun meminta klarifikasi teknis terhadap paparan covid-19 kepada GACC. Hal ini karena baik produk, kemasan, peralatan proses dan pekerja telah diuji covid-19 dan dinyatakan negatif.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif