Ekspor. Foto : MI.
Ekspor. Foto : MI.

4 Bulan Terakhir, Nilai Ekspor Bengkulu Anjlok

Antara • 04 Juli 2021 17:00
Bengkulu: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mencatat nilai ekspor Bengkulu pada Mei 2021 tercatat mencapai USD13,68 juta, angka tersebut terus mengalami penurunan dalam empat bulan berturut-turut atau terhitung sejak Februari lalu.
 
Kepala BPS Provinsi Bengkulu Win Rizal mengatakan nilai ekspor Bengkulu pada Mei 2021 turun sebesar 12,47 persen dibandingkan April yang tercatat sebesar USD15,63 juta.
 
"Kalau kita hitung dari Februari nilai ekspor Bengkulu memang terus mengalami penurunan. Penurunan nilai ekspor pada Mei ini yang paling signifikan dibanding sebelumnya," kata Win dikutip dari Antara, Minggu, 4 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Data BPS menyebutkan, pada Februari 2021 nilai ekspor Bengkulu tercatat sebesar USD17,11 juta. Nilai ekspor tersebut turun 7,75 persen ke angka USD15,78 juta pada Maret.
 
Penurunan kembali terjadi pada April lalu yang tercatat sebesar USD15,63 juta atau turun 0,94 persen dibanding bulan sebelumnya.
 
"Salah satu penyebab turunnya nilai ekspor ini karena beberapa negara tujuan ekspor seperti India untuk sementara tidak menerima pengiriman cangkang kelapa sawit yang menjadi komoditas unggulan Bengkulu karena pandemi covid-19," jelas Win.
 
Kendati demikian, kata Win, nilai komoditas ekspor lainnya seperti batu bara pada Mei tercatat USD9,5 juta lebih, meningkat bila dibandingkan pada April yang hanya USD8,6 juta.
 
Bila dihitung dari Januari 2021 hingga kini nilai ekspor batu bara Bengkulu sudah tercatat sebanyak USD47,3 juta. Jumlah itu meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2020 yang hanya USD42,6 juta.
 
"Kegiatan ekspor di Bengkulu masih didominasi dari Pelabuhan Pulau Baai, kemudian beberapa pelabuhan luar Bengkulu seperti Boom Baru, Tanjung Prio, Ngurah Rai dan Bandara Soekarno Hatta," ucapnya.
 
Selain itu, BPS Provinsi Bengkulu mencatat sejak dua bulan terakhir atau terhitung sejak April hingga Mei tidak ada kegiatan impor barang yang masuk ke Bengkulu. Kegiatan impor terakhir tercatat pada Maret 2021 sebesar USD0,44 juta.
 
"Dengan demikian neraca perdagangan Provinsi Bengkulu pada Mei mengalami surplus sebesar USD13,68 juta," pungkas Win.

 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif