Ilustrasi pariwisata di Bali. Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi pariwisata di Bali. Foto: MI/Ramdani

Pemerintah Mau Buka Kunjungan Wisatawan Asing 2 Bulan Lagi

Eko Nordiansyah • 27 April 2021 18:03
Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berencana membuka kembali pintu bagi wisatawan mancanegara pada Juni-Juli mendatang. Rencana ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk membuka kunjungan wisatawan asing.
 
Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf Raden Kurleni Ukar mengatakan, saat ini pemerintah tengah memantau situasi perkembangan pandemi covid-19. Menurut dia, rencana pemerintah ini juga bergantung kesiapan dari industri pariwisata.
 
"Ini kami melakukan pemantauan tiap minggu untuk melihat perkembangan covid-19, kesiapan industri wisatanya, dan perkembangan kondisi zonasinya apakah sudah membaik atau tidak," kata dia dalam webinar di Jakarta, Selasa, 27 April 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, pemerintah saat ini tengah mengupayakan adanya corridor arrangement dengan membuat bubble zone di daerah pariwisata, seperti Bali dan Kepulauan Riau. Dua wilayah ini dianggap menjadi yang paling terdampak dari sisi pariwisata.
 
"Namun penerapan kebijakan itu melihat situasi covid-19 di kawasan-kawasan tersebut. Zona travel corridor Kepulauan Riau di Lagoi, Bintan, Nongsa di Batam. Kemudian di Bali ada di Nusa Dua, Ubud, dan Sanur," ungkap dia.
 
Meski begitu, ia menjamin bahwa pembukaan kembali pariwisata harus tetap memenuhi berbagai protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Salah satunya adalah penerapan protokol kesehatan CHSE yaitu Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability.
 
"Ada prakondisi yang perlu dicapai, pandemi terkendali, program vaksinasi terselesaikan, sertifikasi CHSE end to end, dan kesiapan industrinya untuk bisa membuka bertahap dan akan terus dievaluasi secara menyeluruh," pungkasnya.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif