Ilustrasi. FOTO: Kementerian ESDM
Ilustrasi. FOTO: Kementerian ESDM

Petronas Temukan Cadangan Minyak di Sumur Eksplorasi Hidayah-1

Ekonomi migas SKK Migas
Suci Sedya Utami • 24 Februari 2021 08:21
Jakarta: Petronas Caligali North Madura II Ltd berhasil menemukan cadangan minyak dari kegiatan pengeboran eksplorasi di Sumur Hidayah-1. Pengeboran dilakukan sejak 7 Januari 2021. Pengeboran Sumur Hidayah-1 merupakan salah satu dari kegiatan komitmen pasti Wilayah Kerja (WK) atau Blok North Madura II.
 
Target kegiatan yakni menyentuh Formasi Ngimbang Carbonate, dengan besaran sumber daya inplace sebesar 158 juta barel minyak (MMBO). Pada kegiatan pengeboran ini, kedalaman keseluruhan Sumur Hidayah-1 berada pada 2.739 meter.
 
Setelah kegiatan pemboran berjalan 57 hari, SKK Migas dan Petronas Carigali North Madura II Ltd melakukan satu interval Drill Steam Test (DST) untuk mengetahui laju alir serta data reservoir pada Formasi Ngimbang dan berhasil menemukan hidrokarbon berupa minyak dengan lajur alir awal ~2.100 barel minyak per hari (BPH).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini kami masih melakukan analisa akhir untuk menentukan jumlah sumber daya, tetapi ini adalah temuan yang sangat menggembirakan setelah sebagian besar temuan kami berupa gas," kata Deputi Perencanaan SKK Migas Jaffee A Suardin, dalam keterangan resminya, Rabu, 24 Februari 2021.
 
Jaffee menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang terlibat pada kegiatan penemuan potensi hidrokarbon di wilayah kerja tersebut. Menurutnya keberhasilan ini tidak saja menggembirakan, namun juga akan memotivasi insan hulu migas untuk lebih bersemangat menemukan potensi migas di berbagai wilayah kerja di Indonesia.
 
Penemuan ini tentunya akan memberikan manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat setelah potensi minyak dapat diproduksi. selain itu, penemuan ini, bakal menjadi pondasi yang kokoh bagi upaya penemuan cadangan lain dalam mewujudkan visi produksi minyak satu juta barel BPH dan gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD) di 2030.
 
Menurutnya penemuan ini menjadi wujud komitmen SKK Migas dan KKKS dalam melakukan program 2021 yang masif dan agresif melebihi apa yang telah dilakukan di 2020. Capaian yang menggembirakan di awal 2021 tidak lepas dari koordinasi yang dilakukan sejak September 2020 melalui forum CEO, International Oil and Gas Convention di awal Desember 2020.
 
"Dan kegiatan pada malam pergantian 2021 dengan dilakukannya tajak sumur perdana 2021," pungkas Jaffee.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif