Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto: Dok.MI
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto: Dok.MI

Teten: Koperasi Pangan Perlu Diperkuat

Ekonomi Kementerian Koperasi dan UKM
Media Indonesia • 02 Agustus 2020 11:03
Jakarta: Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan perlunya memperkuat koperasi pangan di Indonesia karena selain menyangkut hajat hidup orang banyak, merupakan kontributor ke-3 terbesar dalam produk domestik bruto (PDB).
 
Namun, koperasi pangan yang ada saat ini belum optimal. Teten menyebutkan saat ini jumlah koperasi pangan yang aktif hanya 11 persen atau 13.821 unit dari 123.048 unit yang tersebar di berbagai daerah.
 
“Kondisi koperasi pangan yang kita miliki saat ini belum optimal. Masih serba terbatas. Dalam praktik berkoperasi, keberadaan koperasi pangan di Indonesia perlu sama-sama kita perkuat,” kata Teten, dikutip dari Media Indonesia, Minggu, 2 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara dari segi volume usaha, koperasi pangan juga masih kecil, yakni hanya Rp11 triliun atau kurang dari delapan persen dari total volume usaha koperasi di Indonesia sebesar Rp154,718 triliun. Teten menyebut hal itu disebabkan keterbatasan akses lahan, pembiayaan, serta rantai pasok yang terlalu rumit dan panjang.
 
“Untuk itu, koperasi sebagai lembaga sosial-ekonomi dapat hadir sebagai solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut melalui konsolidasi orang (petani), lahan, pembiayaan, logistik, pasar, hingga kaitannya dengan program-program pemerintah,” ujar Teten.
 
Langkah yang dilakukan Kemenkop dan UKM ialah akan terus memperkukuh koperasi dalam perekonomian nasional melalui pengembangan koperasi pangan dan optimalisasi perhutanan sosial.
 
"Kami juga mengembangkan laman khusus UMKM pada e-katalog LKPP yang melibatkan UMKM dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Jumlah pelaku UMKM dalam pengadaan pemerintah secara elektronik mencapai 1.237 penyedia dengan potensi total nilai paket pengadaan pemerintah bagi pelaku usaha kecil sebesar Rp310 triliun,” pungkasnya.
 

(DEV)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif