Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berharap kenaikan jumlah pupuk urea bersubsidi ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh petani (Foto:Dok.Kementan)
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berharap kenaikan jumlah pupuk urea bersubsidi ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh petani (Foto:Dok.Kementan)

Kuota Pupuk Urea Bersubsidi untuk Aceh Meningkat

Ekonomi berita kementan
M Studio • 28 Februari 2021 21:59
Aceh: Jumlah pupuk urea bersubsidi untuk Provinsi Aceh meningkat pada 2021. Jika pada 2020 Aceh mendapatkan pupuk urea bersubsidi sebanyak 68.960 ton, tahun ini meningkat menjadi 76.006 ton.
 
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berharap kenaikan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh petani.
 
"Kita tentu ingin program pupuk bersubsidi menjadi lebih tepat sasaran. Dan tentunya ada peningkatan produktivitas," kata Mentan Syahrul, melalui siaran pers, Minggu, 28 Februari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengutarakan harapan serupa.
 
"Pupuk bersubsidi diberikan untuk meningkatkan produktivitas pangan dan komoditas pertanian, melindungi petani dari gejolak harga pupuk, mendorong penerapan pemupukan berimbang, juga memberikan jaminan ketersediaan pupuk," katanya. 
 
Oleh karena itu, penyaluran pupuk bersubsidi berprinsip pada 6T atau 6 Tepat.
 
"Prinsip distribusi pupuk subsidi yang diterapkan adalah 6T alias 6 Tepat, yaitu Tepat Jenis, Tepat Mutu, Tepat Jumlah, Tepat Tempat, Tepat Waktu, Tepat Harga, dan Tepat Sasaran," terangnya.
 
Penambahan pupuk urea bersubsidi untuk Aceh disampaikan Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Yanuar Budinorman.  
 
"Alokasi pupuk bersubsidi untuk Aceh disiapkan berdasarkan SK Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh," katanya.

 
(ROS)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif