eruan memboikot produk-produk Prancis tertulis dalam Bahasa Arab di sebuah supermarket di Sanaa, Yaman - - Foto: AFP
eruan memboikot produk-produk Prancis tertulis dalam Bahasa Arab di sebuah supermarket di Sanaa, Yaman - - Foto: AFP

Reaksi Boikot Produk Prancis Bisa Menjalar ke Indonesia

Ekonomi prancis Kartun Nabi Muhammad Emmanuel Macron
Ilham wibowo • 30 Oktober 2020 15:04
Jakarta: Seruan boikot terhadap produk Prancis imbas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron bisa merembet ke Indonesia. Pasalnya Indonesia merupakan negara dengan mayoritas muslim terbesar dunia.
 
"Bagaimanapun ini akan berpengaruh, orang muslim yang bereaksi yang tadinya konsumsi barang keluaran Prancis menjadi tidak," kata ekonom senior Enny Sri Hartati kepadaMedcom.id, Jumat, 30 Oktober 2020.
 
Meski demikian, reaksi boikot produk Prancis terutama ritel dan consumer goods di Indonesia tak akan berdampak besar seperti di negara Turki. Sebab, pemerintah hanya mengecam pernyataan Presiden Macron dan belum secara resmi mengumumkan larangan pemakaian produk tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di negara Islam memang dimobilisasi dan negara berperan, artinya masyarakat tidak boleh belanja. Kalaupun masyarakat pengen konsumsi ya enggak bisa orang disetop," ujarnya.
 
Menurutnya efek boikot tetap bisa memberikan efek gentar meski penggunaan produk Prancis di dalam negeri terbilang kecil. Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan pasar yang besar besar bagi produk ritel dari berbagai negara.
 
"Jadi itu juga harus diingat, sekalipun prosentase impor dari Prancis kecil tapi Indonesia pasar yang sangat besar," ungkapnya.
 
Para pengusaha asal Negeri Menara Eiffel, lanjut Enny, mestinya bisa mendesak Presiden Macron untuk mengklarifikasi pernyataan yang menghina umat Islam tersebut.
 
"Saya termasuk yang mendukung boikot produk Prancis agar ini jadi sinyal kepada Macron, bahwa pemimpin negara itu omongannya harus hati-hati, sikapnya juga jangan memberikan kegaduhan-kegaduhan terhadap stabilitas global," pungkasnya.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif