Ilustrasi. FOTO: Media Indonesia
Ilustrasi. FOTO: Media Indonesia

Tambak Milenial Didorong untuk Optimalkan Ekonomi Kerakyatan

Ekonomi Perikanan Budi Daya Udang
Antara • 25 Juni 2021 10:30
Jakarta: Staf Khusus Wakil Presiden RI Lukmanul Hakim mendorong tambak milenial budi daya udang vaname menjadi salah satu model ekonomi kerakyatan nasional yang dapat mencetak lapangan kerja baru. Selain itu, bisa meningkatkan pendapatan masyarakat untuk mempercepat pemulihan ekonomi kerakyatan di tengah pandemi covid-19.
 
Dia menyebutkan tambak milenial tersebut seperti model budi daya udang yang dikembangkan Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPAP) Situbondo-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini menerapkan teknologi budi daya modern berbasis teknologi informasi (IoT/Internet of Thing) yang menarik generasi muda menjadi petambak.
 
"Kami menindaklanjuti arahan Wakil Presiden mengakselerasi ekonomi kerakyatan, antara lain mengembangkan sea farming seperti tambak milenial ini," ujar Lukmanul Hakim saat kunjungan kerja ke Tambak Milenial BPAP Situbondo, Jawa Timur, bersama Asisten Staf Khusus Wapres Guntur Subagja Mahardika dan Dhika Yudistira, dilansir dari Antara, Jumat, 25 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lukmanul Hakim mengajak instansi terkait berkolaborasi mengembangkan tambak milenial sebagai salah satu program mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
 
"Secara ekonomi usaha tambak milenial dapat menarik investor dan pembiayaan perbankan, juga dapat dikustomisasi untuk tambak rakyat secara komunal dengan skema KUR, bahkan bisa dikembangkan dengan skema wakaf produktif," katanya.
 
Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Situbondo Sopan Efendi menyatakan siap menduplikasi dan mengadopsi teknologi yang dikembangkan BPAP Situbondo.
 
Kepala BPAP Situbondo Manijo memaparkan inovasi teknologi tambak milenial yang dapat meningkatkan produksi udang tinggi antara lain dengan memanfaatkan teknologi berbasis industri 4.0 seperti automatic feeder, water quality monitoring, nanobubble, oksigen murni yang dilengkapi aplikasi budidaya berbasis data.
 
Selain itu menerapkan central drain, sistem manajemen air dan pakan serta Instalasi Pengolah Air Limbah sehingga dampak limbah budi daya dapat dikelola dan diminimalisir. Menurut dia saat ini BPAP Situbondo menjadi sarana edukasi dan pelatihan bagi generasi muda yang berminat tambak udang.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif