NEWSTICKER
Ilustrasi - - Foto: dok MI.
Ilustrasi - - Foto: dok MI.

Pengunjung Demam Dilarang Masuk Mal

Ekonomi Virus Korona
Ilham wibowo • 17 Maret 2020 13:14
Jakarta: Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) melarang pengunjung yang terdeteksi memiliki suhu tubuh tinggi masuk ke dalam mal. Langkah ini dilakukan demi mencegah penularan virus korona atau covid-19.
 
"Customer kami periksa, jika ada gejala suhu tubuh tinggi atau demam kami persilakan menuju ruang emergency, nanti di sana dilakukan pemeriksaan dan dirujuk ke rumah sakit," kata Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja kepada Medcom.id, Selasa, 17 Maret 2020.
 
Alphonzus mengatakan mal tetap dibuka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan bahan pokok. Masyarakat tetap dianjurkan agar tidak memaksakan diri keluar rumah bila kondisi tubuh kurang baik. Mal yang sengaja tetap dibuka hanya diperuntukkan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Memang kalau yang ada gejala (covid-19) tidak boleh masuk, di setiap pintu masuk pun kami sediakan handsanitizer dan lain sebagainya," ujarnya.
 
Hal yang sama ihwal penerapan protokol kesehatan juga berlaku untuk karyawan mal. Para pegawai telah didata. Mereka yang mengalami gejala covid-19 atau kondisi kurang sehat dianjurkan untuk beristirahat sementara.
 
"Sejak awal kami juga lakukan pemeriksaan karyawan, kalau misalkan ada gejala tubuh demam atau panas ya kami persilahkan untuk tidak bekerja dulu dan melakukan pemeriksaan," ungkapnya.
 
Upaya pencegahan lain juga dilakukan dengan menyemprotkan disinfektan di seluruh lokasi yang kerap dilakukan pengunjung mal. Kebijakan terbaru, operasional mal akan mengalami pengurangan waktu mulai 17-31 Maret 2020.
 
"Ini berlaku semua di seluruh Indonesia. Saat ini paling maksimal dilakukan adalah pengurangan jam operasional," tuturnya.

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif