Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Foto: MI/Moh. Irfan.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Foto: MI/Moh. Irfan.

Mengapa Pengesahan UU Cipta Kerja Dipercepat? Simak Alasannya

Ekonomi Kemenaker Omnibus Law UU Cipta Kerja
Annisa ayu artanti • 08 Oktober 2020 18:55
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah membenarkan bahwa pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja memang dipercepat menjadi 5 Oktober 2020.
 
Ida menjelaskan sebelumnya payung hukum baru tersebut rencananya disahkan sekitar 6-8 Oktober, tetapi untuk mencegah penyebaran kasus covid-19 di lingkungan anggota DPR, maka pengesahan dipercepat.
 
"Banyak yang bertanya kenapa 5 Oktober? DPR melalui Pak Wakil Ketua menyampaikan bahwa karena banyak teman-teman DPR yang terpapar covid-19, maka DPR mempercepat yang rencananya tanggal 6 atau 8 (Oktober) kemudian diajukan tanggal 5," kata Ida dalam Sosialisasi UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan, Kamis, 8 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut, ia juga menjelaskan percepatan pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja tersebut untuk mengurangi jam-jam rapat.
 
Namun demikian, Ida mengungkapkan pembentukan Undang-Undang itu tidak dilakukan secara terburu-buru. Rapat pembahasan telah dilakukan sebanyak 64 kali.
 
"Di DPR sendiri, rekor ini dilakukan selama 64 kali. Dua kali rapat kerja, 56 rapat panitia kerja, enam rapat kali dengan tim perumus, jadi panjang kali lebar pembahasannya," ujarnya.
 
Dalam menyusun Undang-Undang pemerintah juga melibatkan seluruh pemangku kepentingan seperti serikat pekerja, serikat buruh, golongan pengusaha seperti Apindo dan Kadin.
 
"Dalam forum tripartit nasional kita duduk bersama forumnya sangat terbuka, Alhamdulillah terjadi dialog yang cukup dinamis," pungkasnya.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif