Ilustrasi. FOTO: MI/ATET DWI PRAMADIA
Ilustrasi. FOTO: MI/ATET DWI PRAMADIA

KKP Dorong Aktivitas Ekonomi Produktif di Pulau Kecil Terluar

Ekonomi Kementerian Kelautan dan Perikanan
Antara • 13 Oktober 2020 10:01
Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui sejumlah program terus mendorong adanya peningkatan aktivitas ekonomi produktif yang terletak di kawasan pulau-pulau kecil terluar di wilayah perairan nasional. Langkah itu dengan harapan mengoptimalkan perekonomian Indonesia.
 
"Bantuan berupa sarana dan prasarana di pesisir dan pulau-pulau kecil merupakan salah satu program KKP yang bertujuan sebagai stimulan menggerakkan dinamika perekonomian yang berbasis pada kebutuhan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil," kata Plt Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Tb Haeru Rahayu, dilansir Antara, Selasa, 13 Oktober 2020.
 
KKP telah menggulirkan program untuk mendorong gairah produktivitas perekonomian pulau-pulau kecil terluar sejak 2017. Terbaru, ujar dia, bantuan sarana prasarana ekonomi produktif senilai 40 juta diserahkan secara langsung oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen PRL Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bantuan itu diberikan kepada Kelompok Perikanan Usaha Bersama Sibaru-baru, yang berasal dari Pulau Sibaru-baru, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. "Pemberian bantuan tersebut juga sebagai upaya pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan partisipasi dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil," ujarnya.
 
Menurut Tebe, bantuan ekonomi produktif yang diserahkan kepada masyarakat Pulau Sibaru-baru juga sebagai bentuk apresiasi KKP atas penyerahan hak ulayat masyarakat yang telah memperoleh sertifikasi Hak Atas Tanah Pulau-Pulau Kecil atau Terluar (PPK/T) pada 2019.
 
Pulau Sibaru-baru yang termasuk dalam wilayah PPK/T menjadi prioritas sertifikasi HAT untuk mengukuhkan kedaulatan Republik Indonesia. "Oleh sebab itu, KKP mengapresiasi kerelaan masyarakat yang telah menghibahkan sebagian tanahnya untuk pemerintah melalui bantuan ekonomi produktif," ucapnya.
 
Sementara itu, Kepala BPSPL Padang Mudatstsir mengungkapkan bahwa potensi sumber daya hayati di Pulau Sibaru-baru yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia ini cukup melimpah.
 
Menurut dia, sumber daya hayati yang melimpah ini jika didukung dengan sarana prasarana yang optimal dapat meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat jika dalam pelaksanaan pengelolaannya dapat dilaksanakan dengan baik.
 
"Bantuan berupa mesin motor tempel dan cold box diharapkan dapat meningkatkan aktivitas usaha dan perekonomian masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil, khususnya kelompok masyarakat penerima bantuan," pungkasnya.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif