Wakil Ketua Umum Kadin bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.
Wakil Ketua Umum Kadin bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.

Kadin Dorong Makin Banyak Pengusaha Baru di Era Society 5.0

Ekonomi Wirausaha Kadin Arsjad Rasjid
Ade Hapsari Lestarini • 21 April 2021 13:57
Jakarta: Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid mengajak pengurus Kadin pusat dan Kadin daerah (sampai kabupaten/kota), bersinergi sekaligus terus mencari inovasi untuk membuka berbagai peluang usaha. Sekaligus, bahu membahu melahirkan pengusaha baru.
 
Oleh karena itu, ke depan pengurus Kadin pusat dan daerah harus berjalan beriringan. Ia pun mengingatkan agar semua pihak saling membantu untuk mendorong penambahan jumlah pengusaha di Indonesia agar bisa membuat lapangan pekerjaan yang lebih besar, agar dapat mengurangi kemiskinan.
 
Arsjad juga akan terus mendorong pengembangan kewirausahaan dan kompetensi sehingga semakin banyak wirausahawan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Salah satu pilar ketiga visi saya memajukan Kadin di masa depan adalah pengembangan kewirausahaan dan kompetensi. Kewirausahaan memegang peranan penting di dalam perekonomian kita, khususnya UMKM yang telah berulang kali membuktikan resilience-nya ketika terjadi krisis ekonomi," ujar Arsjad, yang juga Calon Ketua Umum (Caketum) Kadin Indonesia, periode 2021-2026, dalam keterangan resminya, Rabu, 21 April 2021.
 
Ia menilai, Kadin dapat memainkan peran strategis dalam menjadi katalisator bagi pertumbuhan pengusaha nasional dan UMKM serta pengembangan kompetensinya. Hal ini bisa dicapai antara lain dengan mendirikan innovation hub untuk berbagi ilmu, pengalaman dan melakukan program mentoring kepada UMKM dan pengusaha muda.
 
Penciptaan pengusaha muda ini merupakan keharusan, karena itu perlu juga mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas pengusaha kita melalui program vocational training. Di era digital saat ini, kata Arsjad, perlu mengakselerasi ekosistem usaha yang berbasiskan data dan ekonomi digital. Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara berusaha dan berinteraksi dengan konsumen sehingga  perlu beradaptasi untuk menjadi tetap relevan.
 
"Collaboration is better than competition," tegasnya.
 
Di sisi lain, ia juga mengajak semua pihak untuk terus mengembangkan kewirausahaan sosial dengan menerapkan pendekatan yang inovatif dan berkelanjutan untuk memberikan dampak positif pada masyarakat, khususnya masyarakat kelas ekonomi bawah dan yang terpinggirkan.
 
Bagi Arsjad, Kadin bisa memainkan peranan dalam mengakselerasi transformasi Society 5.0, demi mendukung percepatan industri digital 4.0. "Di Society 5.0, manusia memegang peranan yang lebih sentral, dan teknologi dimanfaatkan tidak hanya untuk kepentingan ekonomi, tapi juga memecahkan masalah-masalah sosial yang ada," tegasnya.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif