Pandemi Covid-19. Foto : Medcom.id.
Pandemi Covid-19. Foto : Medcom.id.

Pengusaha Bus Semakin Tersingkirkan saat Pandemi

Ekonomi bus pandemi covid-19 corona virus
Annisa ayu artanti • 28 Oktober 2020 13:22
Jakarta: Moda transportasi bus semakin tersingkirkan dan tenggelam di masa pandemi covid-19 yang belum kunjung usai.
 
Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Moda Indonesia Kurnia Lesani Adnan mengatakan meskipun terdapat libur panjang pada akhir Oktober 2020 ini penumpang bus masih saja sepi.
 
"Sampai pagi ini belum ada lonjakan penumpang bus umum," katanya kepada Medcom.id, Rabu, 28 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di saat pandemi seperti ini terjadi perubahan tren masyarakat dalam bepergian. Mereka lebih mengandalkan kendaraan pribadi ketimbang menggunakan kendaraan umum.
 
Walaupun ada yang menggunakan akomodasi berupa bus, bus tersebut merupakan bus sewaan berplat hitam. Setidaknya ada sekitar 15 persen bus sewaan tersebut disewa di masa libur panjang ini.
 
"(Bus sewaan) juga jauh berkurang, yang beroperasi paling 15 persen saja," ungkapnya.
 
Ia menilai saat pandemi saat ini bus semakin tersingkirkan karena tempat wisata melakukan diskriminasi kepada bus.
 
Beberapa tempat wisata sangat mengharuskan bus mengikuti banyak protokol. Sementara untuk mobil pribadi protokol yang diterapkan seketat bus.
 
"Daerah destinasi wisata banyak yg melakukan diskriminasi," ucapnya.
 
Ia pun semakin menyayangkan upaya pemerintah mendorong destinasi wisata untuk hidup lagi dengan mengemas bus pariwisata, mini bus, serta bus Damri sebagai moda untuk mengangkut para wisatawan ke destinasi wisata.
 
Ia pun menambahkan selama ini moda transportasi bus sering kali dianaktirikan. Menurutnya pemerintah lebih fokus kepada moda transportasi udara dan kereta.
 
"Malah yang lucunya Perum Damri menyewa bus pariwisata dan minibus plat hitam untuk jalankan trayek dengan 'kemasan' Tujuan wisata. Bayangkan perusahaan negara yang berjalan dari hasil pajak kami melakukan hal tersebut namun dibiarkan," bebernya.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif