Kepala BKPM Bahlil Lahadalia - - Foto : MI/ Ramdani
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia - - Foto : MI/ Ramdani

BKPM Harap Omnibus Law Buka 1,3 Juta Lapangan Kerja Tahun Depan

Ekonomi lapangan pekerjaan BKPM Omnibus Law UU Cipta Kerja
Eko Nordiansyah • 23 Oktober 2020 16:44
Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berharap kehadiran Undang-Undang Cipta Kerja akan menarik lebih banyak investasi ke Indonesia. Dengan masuknya investasi baru maka akan membuka setidaknya 1,3 juta lapangan kerja pada tahun depan.
 
"Untuk realisasi tenaga kerja, minimal 1,3 juta di 2021. Itu perencanaan kita sebab ada tambahan angkatan kerja per tahun kurang lebih sekitar 2,9 juta per tahun," kata Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam videoconferencedi Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2020.
 
Karena itu, pemerintah menargetkan investasi yang masuk merupakan industri padat karya yang dapat menyerap banyak tenaga kerja. Di sisi lain, pemerintah akan mendorong investasi yang berbasis hilirisasi untuk mendukung transformasi ekonomi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahlil menyebut mayoritas tenaga kerja di Indonesia berasal dari sektor informal. Sementara kebutuhan lapangan kerja untuk 2,9 juta orang itu merupakan tenaga kerja langsung. Belum termasuk tenaga kerja tidak langsung yang jumlahnya bisa mencapai tiga kali lipat.
 
"Makanya semakin besar investasi yang didorong, itu semakin banyak lapangan kerja yang tercipta, baik langsung dan tidak langsung. Jadi yang BKPM catat ini adalah yang langsung, padahal kalau yang tidak langsung ini bisa sampai dengan tiga juta," ungkapnya.

 
Pada kuartal III-2020, BKPM mencatat realisasi investasi pada kuartal III-2020 adalah Rp209 triliun. Realisasi investasi tumbuh 8,9 persen dibanding kuartal sebelumnya, serta naik 1,6 persen dibandingkan kuartal III tahun lalu.
 
Realisasi investasi pada kuartal III-2020 ini mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 295.387 orang dari 45.726 proyek investasi. Sementara sejak Januari hingga September 2020, realisasi investasi tercatat sebesar Rp611,6 triliun dengan menyerap 861.601 orang tenaga kerja.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif