Ilustrasi. Foto: Antara/Aprilio Akbar
Ilustrasi. Foto: Antara/Aprilio Akbar

Realisasi Stimulus Koperasi dan UMKM Capai Rp11,84 Triliun

Ekonomi UMKM Kementerian Koperasi dan UKM
Ilham wibowo • 21 Juli 2020 19:32
Jakarta: Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) melaporkan perkembangan terbaru realisasi belanja program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk sektor koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dana yang terserap sudah Rp11,84 triliun atau 9,59 persen dari total pagu anggaran Rp123,46 triliun.
 
"Per hari ini total penyaluran PEN telah mencapai Rp11,84 triliun atau 9,59 persen dari total anggaran sebesar Rp123,4 triliun," kata kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan dalam paparannya yang disiarkan secara virtual, Selasa, 21 Juli 2020.
 
Rully mengatakan bahwa jumlah UMKM yang telah terlayani sebanyak 1,09 juta pelaku. Rinciannya, penerima manfaat subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR) sebanyak 117.850 UMKM dengan nilai Rp78,40 miliar

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian UMKM debitur bank Himbara sebanyak 178.056 UMKM dengan nilai total layanan Rp11,38 triliun, dan koperasi penerima dana investasi dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) sebanyak 34 koperasi dengan nilai sebesar Rp381,4 miliar.
 
Menurut Rully, jumlah dana investasi yang telah tersalurkan dari LPDB kepada koperasi meningkat dari laporan yang disampaikan beberapa hari lalu yang tercatat Rp133,5 miliar. Ia optimistis keluarnya daftar isian pelaksanaan anggaran (Dipa) akan meningkatkan serapan stimulus tersebut.
 
"Dengan keluarnya Dipa pada unit penyelenggara kegiatan PEN mudah-mudahan ke depan ini bisa percepat penyerapannya. Targetnya, Juli bisa mencapai 50 persen khususnya lewat LPDB itu bisa terealisasi," ujarnya.
 
Rully mengakui penyaluran dana PEN kepada UMKM cenderung lambat dan masih perlu dilakukan sosialisasi yang masif. Meski begitu, progres penyalurannya tetap naik dari 16 Juli lalu yang tercatat Rp10,24 triliun atau 8,3 persen dari total pagu anggaran.
 
Adapun berdasarkan PMK 70/PMK.05/2020, Kementerian BUMN turut mendukung penguatan permodalan UMKM melalui Himbara yakni Bank Mandiri Rp10 triliun, BRI Rp10 triliun, Bank BNI Rp5 triliun dan BTN Rp5 triliun. Sementara itu untuk program lainnya yakni Imbal Jasa Penjaminan, juga sudah terdapat progres yang saat ini sudah terserap Rp5 triliun.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif