ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Akademisi: RUU Ciptaker Akomodasi Perkembangan Zaman

Ekonomi Omnibus Law
Al Abrar • 14 Agustus 2020 17:34
Jakarta: Akademisi Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Ade Reza Hariyadi menilai Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) bisa menjadi terobosan untuk menyelaraskan berbagai regulasi ketenagakerjaan. Sebab, selama ini regulasi ketenagakerjaan dinilai tumpang tindih.
 
"Omnibus law (sapu jagat) juga mengakomodasi perkembangan zaman sesuai kebutuhan yang bergerak cepat," kata Ade Reza, Jumat, 14 Agustus 2020.
 
Namun demikian, dirinya meminta asas manfaat dan kepastian hukum juga perlu dipastikan dalam RUU Ciptaker. Karenanya, kepentingan buruh dan pengusaha perlu diakomodasi secara adil dan proporsional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Reza, sejumlah isu menyangkut hal-hak buruh dalam kontrak kerja, sistem pengupahan, dan hubungan industrial nampaknya masih jadi masalah yang harus dicari titik temunya.
 
"Begitu pula asas kepastian hukum. Hal ini menyangkut kedudukan RUU Cipta Kerja terhadap berbagai aturan khusus ketenagakerjaan yang sudah ada," sambung Reza.
 
Dia juga mengapresiasi rencana DPR membentuk tim kerja yang melibatkan kelompok buruh, khususnya Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dalam membahas RUU Ciptaker diharapkan dapat menyelesaikan persoalan-persoalan tentang ketenagakerjaan yang berpolemik.
 
"Sekalipun serikat pekerja telah terlibat dalam tim teknis RUU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan yang digagas Kemenaker, semoga tim kerja oleh DPR itu menyelesaikan isu-isu yang belum tuntas. Sehingga, usulan dari serikat pekerja terakomodasi secara adil dan proporsional," ujarnya.

 
(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif