SPBG. Foto : MI/Ramdani.
SPBG. Foto : MI/Ramdani.

Cegah Penyebaran Covid-19

PGN Optimalkan Transaksi Nontunai di SPBG

Ekonomi perusahaan gas negara (pgn)
Suci Sedya Utami • 21 April 2020 22:25
Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara (PGN) akan meningkatkan penerapan sistem pembayaran nontunai untuk transaksi GasKu di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan Mobile Refueling Unit (MRU) guna mengurangi risiko penularan dan penyebaran covid-19 di Tanah Air.
 
GasKu merupakan produk Bahan Bakar Gas (BBG) PGN yang disasarkan bagi para pengguna kendaraan bermotor dalam rangka menyukseskan program pemerintah mengenai Langit Biru. Harga GasKu juga tergolong lebih efisien dibandingkan bahan bakar lain yaitu Rp3.100/lsp (liter setara premium) di Jabodetabek dan Rp4.500/lsp di luar Jabodetabek.
 
Pada tahap awal periode Maret-Mei 2020, PGN melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia masih menerapkan dua sistem pembayaran berupa tunai dan nontunai untuk pengisian GasKu. Selanjutnya mulai Juni 2020, pelanggan GasKu di SPBG dan MRU hanya dapat melakukan pembayaran menggunakan sistem nontunai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Penggunaan transaksi nontunai juga dirasa tepat penerapannya saat ini untuk dapat menghindari bakteri atau virus di tengah pandemi covid-19 saat ini. Pembayaran nontunai dapat mengurangi pemakaian uang kertas yang bisa menjadi perantara bakteri dan virus. Jika melakukan pembayaran menggunakan kartu atau HP, bisa lebih mudah untuk disterilkan setelah digunakan,” kata Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama dalam keterangan resmi, Selasa, 21 April 2002.
 
PGN, kata Rachmat, senantiasa menjunjung tinggi aspek perlindungan konsumen sehingga akan meningkatkan transaksi nontunai di seluruh SPBG dan MRU agar aman dan andal. Penerapan sistem pembayaran nontunai juga akan membuat transaksi menjadi lebih efisien, mudah, dan aman baik bagi konsumen maupun petugas atau operator di SPBG dan MRU.
 
Penerapan sistem pembayaran nontunai ini sekaligus untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan oleh Bank Indonesia. Untuk penerapan sistem pembayaran nontunai ini, Gagas bekerja sama dengan Bank Mandiri melalui e-money dan debit mandiri. Selain itu, terdapat opsi pembayaran nontunai lain menggunakan LinkAja.
 
Lebih lanjut, sejalan dengan program PT Pertamina (Persero) sebagai Holding BUMN Migas, PGN yang juga akan mulai mempersiapkan sistem pembayaran nontunai dengan target pada November 2020.
 

(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif