Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto : Medcom.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto : Medcom.

Pelaku UMKM Makin Punya Panggung di UU Ciptaker

Ekonomi UMKM UU Cipta Kerja
Ilham wibowo • 08 Oktober 2020 16:59
Jakarta: Pengesahan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) menjadi undang-undang diyakini akan sangat menguntungkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pengembangan usaha telah diberikan panggung yang lebih besar.
 
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan bahwa hambatan pengembangan UMKM bisa dihilangkan. Secara umum UU Ciptaker ditujukan untuk menciptakan lapangan kerja dan mengerem deindustrialisasi yang sudah berlangsung cukup lama.
 
"UU Ciptaker ini menjawab berbagai persoalan utama, misalnya akses pembiayaan, pasar, perizinan, dan pengembangan usaha, termasuk juga supply chain. Kami yakin ini bisa mendorong UMKM semakin digdaya," kata Teten dalam konferensi pers secara virtual, Kamis 8 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Teten, identifikasi masalah utama yang dihadapi pelaku UMKM melibatkan berbagai pihak agar solusi yang dimunculkan tepat sasaran. Kesempatan UMKM dan koperasi naik kelas semakin besar.
 
"Selama ini disuarakan oleh para pelaku UMKM dan koperasi sehingga kalau kita address masalah ini kemampuan UMKM dalam menciptakan penyerapan tenaga kerja makin besar," ungkapnya.
 
Teten memaparkan kemudahan bagi UMKM bisa dirasakan ketika pengusaha ingin mengurus sertifikasi halal yang tak lagi dibebankan biaya. Kemudian birokrasi yang menghambat untuk mendapatkan izin seperti dari dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga dapat cepat terselesaikan.
 
"Termasuk pendirian usaha, sekarang selain bisa lewat daring bisa juga mendaftar langsung, tidak kita persulit," ujarnya.
 
UU Ciptaker juga membuka peluang untuk memunculkan entrepreneur muda dengan penciptaan usaha rintisan atau startup. Peminatnya dari kalangan kampus saat ini cukup besar.
 
"Kemudahan untuk memaksimalkan potensi startup, terutama startup dari kalangan anak muda, kampus atau kalangan terdidik. Mereka milenial dan yang berminat menjadi entrepreneur sangat tinggi," ungkap Teten.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif