Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. FOTO: Kementerian ESDM
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. FOTO: Kementerian ESDM

Lampaui Target, Produksi Batu Bara 2020 Capai 558 Juta Ton

Ekonomi batu bara Kementerian ESDM
Suci Sedya Utami • 08 Januari 2021 07:46
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi produksi batu bara sepanjang 2020 melebihi target kendati terjadi pandemi covid-19. Produksi batu bara tahun lalu mencapai 558 juta ton atau di atas target yang ditetapkan sebesar 550 juta ton.
 
Namun angka ini lebih rendah dibandingkan dengan capaian di 2019 yang sebesar 616 juta ton. "Realisasi produksi batu bara 101,4 juta ton dari target," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif, dalam konferensi pers capaian kinerja sektor ESDM, Kamis, 7 Januari 2021.
 
Dirinya merinci produksi tersebut dialolasikan untuk domestik sebanyak 132 juta ton. Sedangkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) menjadi konsumen terbesar batu bara dalam negeri dengan harga khusus. Sisanya 426 juta ton diekspor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk 2021, produksi batu bara ditargetkan tetap 550 juta ton dengan alokasi domestik diperbesar menjadi 137,5 juta ton guna memenuhi kebutuhan industri dalam negeri. Sisanya dilakukan eskpor.
 
Berdasarkan data Kementerian ESDM, realisasi batu bara untuk domestik memang lebih jauh lebih kecil dari volume yang diekspor meski porsinya selalu ditingkatkan setiap tahun.
 
Tercatat, pada 2014 jatah batu bara untuk domestik hanya 76 juta ton. Pada 2015 naik menjadi 86 juta ton, 2016 naik lagi 91 juta ton, pada 2017 naik menjadi 97 juta ton. Lalu pada 2018 batu bara yang dijual ke dalam negeri naik menjadi 115 juta ton dan pada 2019 menjadi yang tertinggi, sebantak 138 juta ton.
 
"Kalau lihat dari proporsi kebutuhan dalam negeri masih lebih kecil dari target. Kita tentu prioritaskan kebutuhan dalam negri, itu prioritas utama. Kita akan lihat kalau tren harga internasional bagus, kita akan evaluasi kembali," pungkas Arifin.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif