Ilustrasi. Foto: Dok.MI
Ilustrasi. Foto: Dok.MI

Pupuk Kaltim Raih Sertifikasi ISO Antisuap

Ekonomi pupuk indonesia
Husen Miftahudin • 22 Juli 2020 22:27
Jakarta: PT Pupuk Kaltim meraih sertifikasi ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di sektor industri pupuk, kimia, dan agribisnis karena menerapkan tata kelola perusahaan secara baik dan benar sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).
 
Tata kelola tersebut diimplementasi perusahaan melalui aktivitas bisnis yang integritas, berpedoman pada kode etik, serta menerapkan praktik GCG berdasarkan Corporate Governance Perception Index (CGPI).
 
Direktur Utama Pupuk Kaltim Bakir Pasaman mengatakan penghargaan ini dari Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (LSSMAP) atas konsistensi dan komitmen Pupuk Kaltim menerapkan GCG, serta Risk Management and Compliance (GRC) guna mencegah sekaligus mengendalikan berbagai risiko kecurangan (fraud).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sertifikasi yang didapatkan ini merupakan wujud nyata dukungan perusahaan terhadap upaya pencegahan korupsi, sekaligus menindaklanjuti Surat Edaran Menteri BUMN tentang Pengelolaan BUMN yang Bersih melalui Implementasi Pencegahan Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) dan Penanganan Benturan Kepentingan serta Penguatan Pengawasan Intern," ujar Bakir dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Rabu, 22 Juli 2020.
 
Bakir menjelaskan, bentuk komitmen penerapan SMAP adalah perseroan menjalankan usaha di atas nilai integritas, berpedoman pada kode etik, dan prinsip 4 NO’s, yaitu No Bribery (tidak boleh ada suap-menyuap, sogok, dan pemerasan), No Kickback (tidak boleh ada komisi, uang terima kasih, dan uang bagi-bagi), No Gift (tidak boleh ada hadiah yang tidak wajar), dan No Luxurious Hospitality (tidak boleh ada jamuan-jamuan yang mewah atau berlebihan).
 
Pihak perusahaan juga menjalankan prinsip toleransi nol (zero tolerance) terhadap tindakan yang berkaitan dengan pelanggaran peraturan perundangan yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi dan prinsip 4 NO’s.
 
"Diperolehnya standar ISO 37001:2016, melengkapi sistem pencegahan korupsi yang telah berjalan baik dalam tata kelola perusahaan, seperti menerapkan kode etik, pencegahan gratifikasi dan benturan kepentingan, budaya whistleblowing system, serta Unit Pengendalian Gratifikasi," terangnya.
 
Sertifikasi ISO 37001 juga akan memperkuat posisi Pupuk Kaltim sebagai perusahaan nasional berskala global. Bakir berharap agar seluruh insan Pupuk Kaltim melaksanakan SMAP dalam menjalankan tugasnya, serta seluruh stakeholders eksternal perusahaan dapat menyesuaikan dan mendukung pelaksanaan SMAP ISO 37001.
 
"Dengan penerapan SMAP, semoga Pupuk Kaltim dalam menjalankan bisnis tidak terganggu oleh praktik korupsi dan penyuapan, sehingga perusahaan dapat mencegah risiko pidana korporasi dan dapat berjalan lebih lebih baik lagi sebagai perusahaan kelas dunia yang tumbuh dan berkelanjutan," pungkas Bakir.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif