Ilustrasi ikan hasil tangkapan nelayan. Foto: dok MI.
Ilustrasi ikan hasil tangkapan nelayan. Foto: dok MI.

Dilarang Tiongkok, Kadin: Ekspor Perikanan Jalan Terus

Ekonomi perikanan Virus Korona Kadin Kementerian Kelautan dan Perikanan ekspor ikan
Suryopratomo • 19 September 2020 22:11
Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta agar eksportir komoditas kelautan dan perikanan Indonesia tidak perlu khawatir dengan adanya kabar larangan masuk produk Indonesia ke Tiongkok.
 
Hal ini mengemuka setelah Pemerintah Tiongkok menemukan jejak patogen virus korona pada produk seafood salah satu perusahaan di Indonesia.
 
"Kami dapat laporan, Bea Cukai Tiongkok menemukan kontaminasi covid-19 di kemasan luar sampel produk ikan layur beku dari Indonesia. Tapi, itu hanya dari salah satu perusahaan Indonesia saja, jadi tidak semuanya," ungkap Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto, dalam keterangan resminya, Sabtu, 19 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menegaskan ekspor produk perikanan ke Tiongkok masih bisa dilakukan. Pemerintah Tiongkok hanya menangguhkan impor produk perikanan dari perusahaan tersebut selama seminggu, mulai 18 september 2020.
 
Baca: Kemasan Diduga Terpapar Korona, Tiongkok Larang Produk Laut Indonesia
 
Menurutnya, KBRI Beijing sudah berkomunikasi dengan otoritas terkait di Tiongkok untuk meminta klarifikasi detail yang jelas mengenai persoalan tersebut.
 
"Kami pun di Kadin saling berkomunikasi dengan KBRI. Jadi, memang pelarangan itu sifatnya sementara dan hanya untuk satu perusahaan itu saja," kata Yugi.
 
Dia mengatakan keamanan produk perikanan yang diekspor memang perlu lebih diperhatikan secara baik. Namun, pihaknya juga berharap agar kebijakan ini tidak menjadi hambatan teknis pada ekspor perikanan Indonesia.
 
"Selain para eksportir, kita diharapkan dapat lebih memperhatikan aspek keamanan produk ekspor, kita juga meminta agar otoritas pemerintah Indonesia terkait dapat membantu eksportir untuk dapat menjamin ekspor produk perikanan Indonesia dengan memperhatikan juga protokol pencegahan dan penyebaran covid 19 untuk produk-produk ekspor," jelas Yugi.
 
Baca: KKP: Tak Semua Produk Laut RI Dilarang Tiongkok
 
Yugi mengungkapkan keputusan untuk larangan sementara hanya bagi perusahaan tersebut sebagai kesepakatan Indonesia dengan Tiongkok. "Hanya untuk satu perusahaan itu saja. Badan Karantina KKP sudah melakukan suspen, ini kesepakatan kita dengan Tiongkok," kata dia.
 
Dia mengaku, selain dengan KBRI pihaknya juga telah berkomunikasi dengan KKP agar menyelesaikan persoalan ini secara bilateral.
 
"Sekarang kan era keterbukaan dan kita lakukan transparansi. Yang pasti semua sudah dilakukan dengan prosedur dan protokol yang berlaku," pungkas dia.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif