Ilustrasi. Foto: AFP
Ilustrasi. Foto: AFP

Populer Sepekan, Stimulus Ekonomi hingga Geliat Bisnis di Tengah Covid-19

Ekonomi Berita Menarik Ekonomi Sepekan
Nia Deviyana • 29 Maret 2020 13:06
Jakarta: Dampak virus korona (covid-19) pada perekonomian masih menjadi topik yang populer selama beberapa pekan. Pada pekan ini, kebijakan pemerintah dalam memberikan stimulus ekonomi, serta bagaimana geliat bisnis di tengah pandemi menjadi topik yang dicari pembaca.
 
Medcom.id merangkum lima berita terpopuler sepekan untuk pembaca yang tertarik pada isu-isu ekonomi.
 
1. Sri Mulyani Cari Cara Bagi-bagi BLT di Tengah Korona
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku tengah mematangkan skema untuk memberikan bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat di tengah pandemi virus korona (covid-19). Salah satu yang menjadi perhatian pemerintah adalah pekerja di sektor informal.
 
Dia mengatakan, bantuan pemerintah diharapkan bisa membantu mereka yang tidak bisa bekerja karena penyebaran virus korona yang cukup masif. Apalagi pemerintah juga menganjurkan untuk bekerja dari rumah alias work from home demi mencegah penyebaran korona di masyarakat.
 
Baca berita lengkapnya di sini.
 
2. OJK Beri Kelonggaran Penundaan Cicilan Kredit hingga Setahun
 
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan aturan terkait relaksasi kredit di bawah Rp10 miliar kepada usaha mikro dan kecil agar mampu bertahan di tengah merebaknya virus korona. Pelaku mikro dan kecil yang terdampak korona mendapat kelonggaran penundaan cicilan kredit dari pinjaman perbankan atau lembaga pembiayaan (leasing) hingga satu tahun.
 
Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019. Penundaan cicilan kredit ini berlaku kepada pelaku usaha di sektor pariwisata, transportasi, perhotelan, perdagangan, pengolahan, pertanian, dan pertambangan.
 
Baca berita lengkapnya di sini.
 
3. Buruh Belum Tersentuh Insentif Korona
 
Pemerintah gencar memberi insentif dan stimulus bagi para pekerja yang terkena dampak penyebaran virus korona. Ini dilakukan demi menjaga daya beli masyarakat di tengah gempuran wabah covid-19 tersebut.
 
Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Ramidi menyebut sektor pekerja formal seperti buruh justru belum tersentuh insentif tersebut. Terutama perusahaan yang meliburkan sementara karyawannya yang tidak membayar upah secara penuh.
 
Baca berita lengkapnya di sini.
 
4. AirAsia Group Hibernasi
 
AirAsia Group mengumumkan sementara waktu melakukan hibernasi atau penonaktifan sebagian besar armadanya di seluruh jaringan, mengingat pandemi covid-19 telah menyebabkan pembatasan perbatasan yang luas dan semakin meningkat yang diberlakukan oleh berbagai negara.
 
Baca berita lengkapnya di sini.
 
5. Pandemi Covid-19 Dongkrak Transaksi Online DANA 11%
 
Platform Dompet Digital Indonesia, DANA, menyatakan adanya peningkatan transaksi online atau digital di masa-masa pandemi covid-19 di Tanah Air.
 
CEO dan salah satu Founder DANA Vincent Iswara mengatakan hal ini juga tidak terlepas dari seruan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menganjurkan penggunaan transaksi nontunai.
 
Lembaga kesehatan dunia tersebut mengkhawatirkan adanya kuman yang menempel pada uang kertas, yang bisa menjadi pangkal penyebaran virus dan dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh serta membuka celah yang dapat disusupi oleh berbagai penyakit yang tidak diinginkan.
 
Baca berita lengkapnya di sini.

 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif