Tenaga kerja. Foto : Metrotvnews.com-M Rizal.
Tenaga kerja. Foto : Metrotvnews.com-M Rizal.

Hipmi Dukung Implementasi Kartu Prakerja

Ekonomi Kartu Prakerja
Antara • 30 Maret 2020 17:55
Jakarta: Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) mendukung pemerintah mengimplementasikan kartu prakerja di tengah upaya menghadapi dampak ekonomi akibat pandemi covid-19 karena dinilai ikut meringankan beban pengusaha.
 
Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi dan Kesehatan BPP Hipmi Sari Purnomo mengatakan bahwa implementasi kartu prakerja dapat dipakai sekaligus untuk antisipasi pekerja kena PHK, pekerja harian yang kehilangan penghasilan, hingga pengusaha mikro yang kehilangan pasar dan omzet.
 
"Kartu prakerja ini paling tidak bisa meringankan beban pengusaha. Ini memang yang jadi skema oleh pemerintah. Akan diadakan training atau pelatihan nanti didasari dengan kebutuhan industri, yang kami dorong adalah tidak sekadar training tapi juga sertifikasi karena industri sekarang ini kan tahunya bukan ijazah, tapi punya sertifikasi apa," katanya dikutip dari Antara, Senin, 30 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sari mengatakan saat ini sertifikasi menjadi acuan bagi pengusaha untuk menentukan diterimanya seseorang untuk bisa bekerja atau tidak. Di sisi lain, mahalnya biaya sertifikasi juga menjadi landasan agar kartu prakerja juga perlu meliputi sertifikasi kompetensi pekerja.
 
Selain sertifikasi, Sari juga berharap Kartu prakerja dilengkapi dengan peran pemerintah sebagai job services.
 
"Jadi yang sudah punya sertifikat ini dipertemukan oleh pemerintah dengan perusahaan-perusahaan. Jadi semacam head hunter, sehingga industri tidak lagi mencari-cari," ucapnya.
 
Permintaan Sari tersebut bahwa Kartu Pra Kerja ini juga mengkover biaya sertifikasi untuk para penerimanya, termasuk sertifikasi para penerima dan tetap harus mencari pekerjaannya.
 
Rencananya, kartu prakerja akan ditujukan untuk semua sektor atau bidang. Namun, rencana ini masih dibahas dengan pihak-pihak terkait salah satunya Kementerian Ketenagakerjaan.
 
"Yang jelas dengan program ini, kita bisa mengurangi angka pengangguran. Prinsipnya kami mendukung," ungkapnya.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif