Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani - - Foto: Medcom/ Desi Angriani
Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani - - Foto: Medcom/ Desi Angriani

Penaikan Iuran BPJS Kesehatan Mempertimbangkan Putusan MA

Ekonomi BPJS Kesehatan
Eko Nordiansyah • 14 Mei 2020 14:26
Jakarta: Pemerintah menyebut kenaikan iuran BPJS Kesehatan sudah mempertimbangkan putusan Mahkamah Agung (MA). Karena itu, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan diterbitkan.

"Perpres ini sangat mempertimbangkan MA dan kami sangat memahami dan menghormati kebijakan ini," kata Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani dalam siaran virtual di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2020.
 
Menurutnya revisi Perpres ini memberi kepastian agar program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bisa lebih berkesinambungan. Tak hanya itu, pemerintah juga ingin agar program JKN bisa menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia.
 
"Penyesuaian tarif ini memang dimungkinkan untuk dilakukan dua tahun sekali, dan tentunya pemerintah melihat kemungkinan untuk ini disesuaikan dengan kondisi aktual, dan juga kondisi dari masyarakat Indonesia secara keseluruhan," ungkapnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Iuran untuk kelas I sebesar Rp150 ribu, kelas II Rp100 ribu, dan kelas III Rp42 ribu mulai 1 Juli 2020. Namun di 2020, Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri dan peserta bukan pekerja kelas III tetap membayar Rp25.500 dan sisanya Rp16.500 dibayarkan oleh pemerintah.

 
Selain itu, peserta penerima bantuan iuran (PBI) akan dikelola oleh pemerintah mulai tahun depan. Selama ini pengajuan PBI ada yang dilakukan oleh pemerintah daerah, dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
 
"Jadi, nanti even pemda mengusulkan, ini dikoordinasikan oleh pusat. Untuk meyakini bahwa kewajiban dan tentunya juga pelayanan yang diberikan oleh BPJS dan rumah sakit itu betul-betul seimbang dan konsisten," pungkas dia.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif