Layanan KA Luar Biasa - - Foto: Antara/ Risyal Hidayat
Layanan KA Luar Biasa - - Foto: Antara/ Risyal Hidayat

KAI Gunakan Skema Ganjil Genap di Perjalanan KA Luar Biasa

Ekonomi pt kai sistem ganjil genap
Antara • 14 Mei 2020 16:57
Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai melayani penumpang dengan mengoperasikan Kereta Luar Biasa (KLB). KAI menggunakan skema ganjil genap setiap dua hari sekali mulai 2020.
 
"Penyesuaian jadwal ini menyesuaikan dengan perkembangan dan evaluasi di lapangan setelah dua hari pengoperasian," ujar Vice President Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2020.
 
Joni menjelaskan selama dua hari KAI telah melayani 148 penumpang KLB dengan rincian 62 orang di hari pertama, dan 86 penumpang di hari kedua. Okupansi pada dua hari pengoperasian kurang dari 10 persen kapasitas kereta.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mulai 15 Mei 2020 KAI mengurangi frekuensi perjalanan KLB. Dari arah Surabaya hanya akan beroperasi setiap tanggal genap dan KLB dari arah Jakarta dan Bandung akan beroperasi setiap tanggal ganjil.
 
Adapun detail jadwal operasi KLB terbaru adalah KLB KP/10477 Surabaya Pasarturi-Gambir (lintas utara), KLB KP/10507 Surabaya Pasarturi-Gambir (lintas selatan), dan KLB KP/10497 Surabaya Pasarturi-Bandung hanya beroperasi pada 16, 18, 20, 22, 24, 26, 28, dan 30 Mei 2020.
 
KLB KP/10476 Gambir-Surabaya Pasarturi (lintas utara), KLB KP/10502 Gambir-Surabaya Pasarturi (lintas selatan), dan KLB KP/10494 Bandung-Surabaya Pasarturi hanya beroperasi pada 15, 17, 19, 21, 23, 25, 27, 29, dan 31 Mei 2020.
 
"Penumpang yang telah membeli tiket dan perjalanan KLB-nya dibatalkan akan dihubungi oleh KAI untuk diinfokan perubahan perjalanannya menjadi tanggal selanjutnya dan diharuskan membuat surat izin dari posko satgas yang baru," katanya.
 
Selain mengurangi frekuensi perjalanan, KAI juga mengurangi jumlah kereta penumpang. Mulai keberangkatan KA 14 Mei 2020 seluruh KLB tersebut hanya akan membawa masing-masing satu kereta eksekutif dan satu kereta ekonomi dalam satu rangkaian, sehingga kapasitas totalnya hanya 66 tempat duduk (50 persen dari total tempat duduk tersedia) dalam setiap perjalanan.
 
Jika penumpang memilih untuk membatalkan tiketnya, dapat dilakukan melalui aplikasi KAI Access atau Loket Stasiun dan uang tiket akan dikembalikan penuh.
 
"Meski ada pengurangan KAI tetap berkomitmen untuk tetap melayani dan mengantarkan masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan ke tempat tujuan dengan penerapan protokol pencegahan covid-19 yang ketat," tambah dia.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif