meterai elektronik. Foto ; Youtube.
meterai elektronik. Foto ; Youtube.

Peruri Jamin Kemudahan Masyarakat untuk Dapatkan Meterai Elektronik

Ekonomi BUMN peruri Uang Beredar Materai Elektronik
Eko Nordiansyah • 04 Desember 2021 22:10
Jakarta: Pemerintah telah mengeluarkan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai pada tahun lalu. Ketentuan tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan dan ketertiban administratif dalam pengawasan penerimaan perpajakan negara seiring dengan meningkatnya transaksi elektronik di masyarakat.
 
Salah satunya adalah keberadaan meterai elektronik sebagai optimalisasi yang dilakukan pemerintah terkait administrasi perpajakan untuk meningkatkan pendapatan negara melalui pengenaan bea meterai secara lebih transparan, paperless, dan sesuai dengan perkembangan teknologi serta kelaziman internasional.
 
Dalam implementasinya, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 86 Tahun 2021 yang menugaskan Perum Peruri untuk mencetak meterai tempel, membuat dan mendistribusikan meterai elektronik. Masyarakat dapat mengakses portal e-meterai.co.id secara mandiri untuk kebutuhan pembubuhan meterai elektronik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Layanan one stop service and solution yang ditawarkan Peruri berupa tanda tangan digital, stempel digital dan meterai elektronik dikemas dalam satu sistem yang terintegrasi sehingga prosesnya dapat lebih efektif dan efisien. Namun paket bundling tersebut bukan suatu kewajiban yang harus diambil oleh masyarakat," kata Head of Corporate Secretary Peruri Adi Sunardi dalam keterangan tergootulisnya, Sabtu, 4 Desember 2021.
 
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2019, Peruri diberikan kewenangan oleh pemerintah menjalankan bisnis jasa digital sekuriti dengan beberapa produk unggulannya yaitu tanda tangan digital (Peruri Sign) dan stempel digital (Peruri Tera). Menurutnya, kehadiran meterai elektronik menjadi tambahan manfaat dari layanan digital Peruri.
 
Adapun untuk pendistribusian meterai elektronik, mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 133 Tahun 2021 telah diatur beberapa hal antara lain, Peruri dapat bekerja sama dengan distributor dalam mendistribusikan meterai elektronik, kualifikasi dan kriteria distributor, peranan distributor dan retailer/pengecer.
 
Sementara itu, penjualan meterai elektronik dari distributor kepada pengecer dan masyarakat umum telah diatur dengan harga jual senilai nominal kopur meterai elektronik yaitu Rp10 ribu, namun pengecer dapat menjual meterai elektronik dengan harga jual yang berbeda dengan nilai nominal meterai elektronik.
 
Ia menambahkan, masyarakat dapat melakukan registrasi (personal, enterprise, & wholesale), pembelian kouta dan pembubuhan meterai elektronik pada dokumen dengan harga jual sebesar nilai nominal meterai elektronik. Selain itu masyarakat juga dapat melakukan pembelian meterai elektronik melalui retailer yang telah terdaftar dan terverifikasi oleh distributor.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif