Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: MI/Adam Dwi
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: MI/Adam Dwi

Meski Berpenduduk Muslim Terbesar, RI Masih Banyak Mengimpor Produk Halal

Ekonomi impor produk halal maruf amin
Annisa ayu artanti • 03 Maret 2021 12:39
Jakarta: Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan meskipun Indonesia menjadi salah satu negara berpenduduk muslim terbesar dunia, untuk pemenuhan produk-produk halal masih banyak yang didatangkan dari luar negeri.
 
Ia menyebut pada 2018, Indonesia membelanjakan USD173 miliar untuk membeli makanan dan minuman halal dari luar negeri, atau mencapai 12,6 persen dari pangsa produk makanan halal dunia.
 
"Sampai saat ini, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia justru hanya menjadi konsumen produk halal dunia. Jangankan untuk menjadi pemain global, memenuhi kebutuhan makanan halal domestik kita harus mengimpor," kata Ma'ruf dalam webinar, Rabu, 3 Maret 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah. Apalagi, kelas menengah muslim dengan halal awareness yang semakin tinggi menjadikan peluang besar untuk menumbuhkan industri halal di sektor halal food, halal fashion, halal healthcare, dan halal travel di dalam negeri.
 
Di sisi lain, Ma'ruf juga melihat, pasar halal global memiliki potensi yang sangat besar. Pada 2018, konsumsi produk pasar halal dunia mencapai USD2,2 triliun dan diperkirakan akan mencapai USD3,2 triliun pada 2024.
 
Dengan perkiraan penduduk muslim yang akan mencapai 2,2 miliar jiwa pada 2030, maka angka perekonomian pasar industri halal global ini akan terus meningkat dengan pesat dan ini bisa menjadi pasar bagi industri halal Indonesia.
 
"Dengan fakta tersebut, sudah saatnya Indonesia membangun dan memperkuat industri produk halal," ucapnya.
 
Adapun target jangka pendek industri halal, kata Ma'ruf, harus bisa memenuhi kebutuhan domestik. Sementara dalam jangka panjang, dapat memenuhi kebutuhan global sehingga dapat meningkatkan kinerja ekspor.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif