Ilustrasi cadangan gas. Foto : Kementerian ESDM.
Ilustrasi cadangan gas. Foto : Kementerian ESDM.

Cadangan Gas Nasional Menyusut dan Tahan hingga 17,7 Tahun Mendatang

Ekonomi gas Kementerian ESDM
Suci Sedya Utami • 16 November 2020 19:33
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat posisi cadangan gas bumi dalam negeri berkurang. Sebelumnya cadangan gas mencapai 62,4 triliun kaki kubik (TCF), menjadi 43,6 TCF.
 
Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan penyusutan cadangan tersebut dikarenakan adanya perbedaan definisi tentang cadangan. Saat ini Indonesia menggunakan definisi berdasarkan petroleum resources management system (PRMS)
 
Ia mengatakan dalam PRMS yang juga digunakan di dunia migas internasional, cadangan harus dibuktikan dengan adanya kegiatan atau proyek. Sementara angka 62,4 TCF tersebut belum terbukti menjadi cadangan yang bisa diproduksi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Definisi cadangan itu harus ada proyeknya, harus ada pekerjaannya, harus ada perencanaan dan komitmen cashflow. Setelah dicek kembali cadangan turun jadi 43,6 TCF," kata Tutuka dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Senin, 16 November 2020.
 
Tutuka mengatakan penyusutan jumlah cadangan karena saat penghitungan tidak mengikutsertakan proyek yang ada di Blok East Natuna. Ia mengatakan proyek di East Natuna tidak diikutsertakan karena masih merupakan sumber daya. Sehingga akhirnya pemerintah mengeluarkan potensi gas sebesar 46 TCF yang ada di blok tersebut.
 
"Belum ada proyek dan buyers. Jadi enggak bisa dinilai tingkat komersialnya. Bukan reserve bukan resources," ujar Tutuka.
 
Dengan jumlah tersebut, apabila tidak ada penemuan cadangan baru, umur cadangan gas bumi tanah air akan bertahan hingga 17,7 tahun ke depan.
 
Namun pemerintah meyakini, Indonesia memiliki 128 cekungan migas yang 68 di antaranya belum diekplorasi. Pemerintah yakin apabila kegiatan ekplorasi lebih masif lagi dilakukan maka akan menambah cadangan dan produksi nasional.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif