Ilustrasi biji kopi setela disangrai - - Foto: dok Medcom
Ilustrasi biji kopi setela disangrai - - Foto: dok Medcom

Dorong Ekspor, Mentan Tanam 10 Juta Pohon Kopi Tahun Ini

Ekonomi Ekspor Kementerian Pertanian kopi Syahrul Yasin Limpo Kopi Indonesia
Insi Nantika Jelita • 27 Januari 2022 17:34
Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menargetkan penanaman 10 juta pohon kopi di seluruh Indonesia. Pasalnya, komoditas kopi memiliki potensi yang sangat besar dalam meningkatkan perekonomian nasional karena peminat kopi Indonesia tersebar di seluruh dunia.
 
"Kopi Indonesia adalah kopi tropis yang pasarnya cukup terbuka di dunia. Oleh karena itu Bapak Presiden sudah meminta Kementan bersama seluruh stakeholder yang lain termasuk pemerintah daerah, gubernur dan bupati agar melakukan penanaman kopi sebagai tanaman yang khas. Makanya tahun ini (2022) kita targetkan 10 juta pohon," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Kamis, 27 Januari 2022.

 
Syahrul menambahkan saat ini produksi kopi sangat menjanjikan, dari berbagai hasil survei dan data statistik yang ada, minum kopi adalah tren yang menjamur di seluruh dunia. Maka dari itu, Kementan bersama jajaran berharap seluruh kafe di dunia memiliki stok kopi Indonesia sebagai sajian khas Nusantara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ingat, kopi adalah tren dunia dan bahasa masyarakat itu melalui minum kopi bersama di setiap tempat dan sudut sudut kota yang ada. Makanya kita berharap semua sudut kota dan kafe besar yang ada di dunia itu menjual kopi Indonesia. Alhamdulillah kopi Indonesia sangat diminati oleh eksportir dan buyer-buyer antarnegara," terang Syahrul.
 
Di tempat yang sama, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan terima kasih atas perhatian Mentan terhadap komoditas kopi di seluruh Indonesia, khususnya di tanah Bandung, Jawa Barat. Dadang mengaku optimistis kopi di wilayahnya akan terus berkembang dan memberi dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
 
"Jumlah wilayah Kabupaten Bandung mencapai 174 ribu hektare dan 20 ribu di antaranya adalah perkebunan. Untuk itu saya sampaikan jumlah penduduk Kabupaten Bandung 3,62 juta jiwa. Jadi saya optimistis dengan pertanian mereka bisa meningkatkan kesejahteraannya secara cepat," ujar Syahrul.
 
Sementara itu, Plt. Dirjen Perkebunan Kementan Ali Jamil menuturkan gerakan penanaman kopi se-Indonesia ini akan dibiayai oleh berbagai sumber. Di antaranya dari BPN, CSR dan yang terpenting dibantu dengan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian.
 
"Ini semua dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja atau kekuatan kopi Indonesia. Tentu kita berharap dengan gerakan ini perkopian Indonesia bisa digerakkan dengan baik," tutup Ali.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif